TOPIK
Berita Nasional
-
Pemerintah Targetkan 20 Kota Punya Transportasi Massal 2030, Bus BTS Manado Jadi Gambaran
Fenomena ini tidak hanya melahirkan pusat-pusat ekonomi baru, tetapi juga menghadirkan tantangan mobilitas yang semakin kompleks.
-
Diterpa Isu Soal Tambang, Gubernur Sherly Tegas: Jika Ada Conflict of Interest, Saya Akan Abstain
Sherly menegaskan tidak akan mengambil kebijakan apa pun terkait perusahaannya selama menjabat sebagai gubernur.
-
TNI Targetkan Bangun 750 Batalion dan Penambahan Koarmada hingga 2029
Program besar ini merupakan bagian dari strategi memperkuat kesiapan pertahanan Indonesia di tengah dinamika keamanan kawasan yang terus berubah.
-
Hoax Gaji Pensiunan PNS Naik dan Cair November 2025, Taspen dan Pemerintah Kompak Bantah
Isu mengenai kenaikan gaji pensiunan PNS yang disebut-sebut bakal cair pada November 2025 dipastikan hoax.
-
Setelah MK Larang Rangkap Jabatan, Ini 15 Petinggi Polri Aktif yang Masih Duduki Kursi Sipil
Mahkamah Konstitusi (MK) resmi melarang anggota Korps Bhayangkara menduduki jabatan sipil sebelum mengundurkan diri atau pensiun.
-
Sidak Menkeu Purbaya Bongkar Dugaan Manipulasi Harga Impor: Pompa Rp50 Juta Dilaporkan Rp115 Ribu
Purbaya mengungkapkan, bahwa saat pemeriksaan ditemukan hal menarik terkait harga barang yang dinilai terlalu murah.
-
Daftar Nama Ketua dan Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri
Presiden Prabowo Subianto melantik ketua dan anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jumat (7/11/2025).
-
Roy Suryo Cs Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Tudingan Ijazah Jokowi Palsu
Salah satu tokoh yang dijadikan tersangka adalah mantan Menteri Olahraga, Roy Suryo.
-
Presiden Prabowo Pasang Badan untuk Jokowi: Dulu Disanjung, Kini Dicari-cari Salahnya
Presiden Prabowo Subianto terlihat memasang badan untuk Presiden ke-7 Joko Widodo
-
Bantah Pemerintahannya Dikendalikan, Presiden Prabowo: Takut Sama Pak Jokowi, Gak Ada Itu
Pernyataan itu disampaikan Prabowo untuk menjawab isu yang beredar bahwa pemerintahannya berada di bawah kendali Jokowi.
-
MKD Putuskan Sahroni, Eko Patrio dan Nafa Urbach Bersalah, Adies Kadir dan Uya Kuya Lolos Sanksi
Dalam putusannya, MKD menyatakan Ahmad Sahroni, Nafa Urbach, dan Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) terbukti melakukan pelanggaran kode etik.
-
Masih Ingat Ahmad Sahroni? Dulu Rumahnya Dijarah, Kini Bakal Bangun Baru Lagi
Anggota nonaktif DPR RI Ahmad Sahroni menyampaikan niatnya untuk membangun kembali rumah yang sempat dijarah massa.
-
Kisah AHY Jadi Saksi Perjalanan SBY Bangkit Setelah Kepergian Ibu Ani: Dua Tahun Cikeas Tanpa Cahaya
AHY menceritakan bagaimana suasana rumah yang dulu penuh tawa dan semangat berubah menjadi sunyi sejak sang ibu berpulang.
-
IKN Dicap Media Asing Bakal Jadi Kota Hantu, Menkeu Purbaya: Jangan Denger Prediksi Orang Luar
Tiga tahun sejak peresmian IKN oleh Jokowi, laporan itu menyebut sejumlah pihak mulai khawatir ibu kota baru tersebut bisa berubah menjadi kota hantu.
-
Sikap Politik Budi Arie Jadi Sorotan, Politisi PDIP Sebut Ketum Projo Cari Perlindungan
Projo dan Budi Arie dikabarkan menarik dukungan terhadap Jokowi dan menjadi pendukung Presiden Prabowo Subianto.
-
Purbaya Effect, Menkeu RI Kalahkan Elektabilitas Sejumlah Tokoh Politik Nasional
Purbaya juga menempati posisi pertama untuk kategori calon wakil presiden dengan elektabilitas mencapai 28,65 persen.
-
Akhirnya Terungkap, Prabowo Pasang Menkeu Purbaya sebagai Striker di Kabinet Biar Bisa Mengacak-acak
Prabowo menjelaskan bahwa menterinya ada yang dipakai sebagai striker untuk bertugas merebut hasil terbaik secara cepat.
-
Angka Kelahiran di Indonesia Menurun, Jumlah Lansia Kini Lampaui Balita
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa angka kelahiran di Indonesia terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
-
Akhirnya Terungkap Peran Luhut Binsar Pandjaitan di Proyek Whoosh, Mahfud MD: Bukan Saya Membela
Nama eks Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan juga ikut terseret.
-
Akhirnya Terungkap Alasan Mahfud MD Tak Percaya KPK Selidiki Kereta Cepat Whoosh Sejak Januari 2025
Merespons hal tersebut, Mahfud MD secara blak-blakan menyatakan tidak percaya KPK sudah menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek Whoosh sejak awal 2025
-
Balas Kritik Hasan Nasbi, Menkeu Purbaya: Saya Mengembalikan Kepercayaan Masyarakat ke Pemerintah
Purbaya justru dengan jujur mengakui bahwa dirinya memang berbicara apa adanya, lugas, dan tanpa banyak filter, layaknya seorang “koboi”
-
Akhirnya Terungkap Alasan Jokowi Ogah Tempati Rumah Pensiun dari Negara, Luasnya 8.000 Meter Persegi
Jokowi dalam pernyataan terbarunya mengaku ogah menempati rumah pemberian dari negara itu.
-
Hasan Nasbi Kritik Keras Gaya Koboi Menkeu Purbaya: "Kalau Mau Baku Tikam di Ruang Tertutup"
Hasan menilai, gaya bicara Purbaya yang sering menyindir pejabat lain di depan publik bisa berdampak pada solidaritas antaranggota kabinet.
-
Menkeu Purbaya Berani Ceplas-ceplos dan Kritik Pejabat, Ternyata Diperintahkan Langsung Presiden
Dalam sebuah pernyataan terbaru, Purbaya mengungkap bahwa cara bicaranya yang tegas dan terbuka merupakan arahan langsung dari Presiden.
-
Akhirnya Terungkap! Gaya Koboi Menkeu Purbaya Ternyata Atas Arahan Langsung oleh Sosok Ini
Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos, lugas, dan tanpa banyak penyaringan sempat dianggap “terlalu koboi” oleh sebagian pihak.
-
Coretax Akan Dirombak, Menkeu Purbaya Gaet Hacker Lokal Demi Keamanan Pajak Nasional
Langkah ini dilakukan untuk memperbaiki sekaligus meningkatkan keamanan sistem pajak nasional agar tidak mudah diretas atau disusupi.
-
Baru Terungkap Alasan Kenapa Jokowi Bukan Satu-satunya yang Bertanggung Jawab Utang Whoosh Rp 116 T
Menurut pakar kebijakan publik, utang Whoosh juga menjadi tanggung jawab Presiden RI yang sekarang, Prabowo Subianto.
-
Daftar 15 Pemda yang Memiliki Simpanan Uang di Bank Terbanyak: Jakarta Terkaya, Talaud Rp2,6 Triliun
Sebanyak Rp234 triliun dana milik 15 pemda justru mengendap di bank, alih-alih digunakan untuk membangun infrastruktur
-
Menkeu Geram: Dana Rp234 Triliun Mengendap di Bank, Purbaya Nilai Pemda Hambat Ekonomi
Menurut Purbaya, kondisi ini menunjukkan ketidakcakapan pemda dalam menyerap anggaran serta lemahnya perencanaan dan eksekusi proyek daerah.
-
Prabowo Perintahkan Menkeu Purbaya: Gunakan Dana Korupsi Rp13 T untuk LPDP dan Program Buku Gratis
Prabowo meminta agar dana tersebut dialokasikan untuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).