Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Beras Oplosan

Daftar 5 Merek Beras Diduga Tak Sesuai Standar Mutu, Dirilis Satgas Pangan Polri

Berikut lima merek beras yang diduga tidak sesuai standar mutu, dirilis Satgas Pangan Polri, Kamis (24/7/2025).

Tribunnews.com/Abdi Ryanda Shakti/TribunManado
BERAS OPLOSAN - Kolase foto. Satgas Pangan Polri menggelar konferensi pers terkait pengungkapan kasus beras oplosan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (24/7/2025). Adapun terdapat 5 merek beras oplosan dari 3 produsen yang saat ini ditingkatkan kasusnya menjadi penyidikan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri merilis lima merek beras yang diduga tal sesuai standar mutu, Kamis (24/7/2025).

Merek-merek tersebut berasal dari tiga produsen berbeda.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri sekaligus Kepala Satgas Pangan, Brigjen Pol Helfi Assegaf, menyampaikan bahwa pihaknya telah menemukan dugaan tindak pidana dalam distribusi beras tersebut.

"Untuk itu, status penyelidikan kita tingkatkan ke penyidikan,” ujar Helfi dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta.

Berikut lima merek beras yang diduga tidak sesuai standar mutu, berdasarkan temuan Satgas Pangan, dilansir dari Tribunnews.com.

• Sania, diproduksi oleh PT PIM

• Ramos Merah, diproduksi oleh PT FS

• Ramos Biru, diproduksi oleh PT FS

• Ramos Pulen, diproduksi oleh PT FS

• Jelita, diproduksi oleh Toko SY

Meski begitu, tim Satgas Pangan Polri belum menetapkan tersangka dalam kasus ini karena harus melakukan gelar perkara terlebih dahulu.

Tugas Satgas Pangan

Satgas Pangan dibentuk oleh Polri untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi bahan pangan di Indonesia. 

Mereka berperan penting dalam mengawasi praktik perdagangan yang merugikan konsumen, seperti penimbunan, pengoplosan, atau manipulasi harga

Dalam pidatonya di Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Jawa Tengah, Minggu (20/7/2025) malam, Presiden Prabowo Subianto menyoroti mengenai adanya mafia pangan di tanah air. 

Ia berkomitmen untuk memberantas mafia pangan tersebut karena sangat merugikan rakyat dan negara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved