Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sulawesi Utara

Gerakan Mari Jo Ba Kobong Olly Dondokambey Ampuh Tangani Inflasi dan Resesi, NTP Sulawesi Utara Naik

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey terus menggaungkan Gerakan Mari Jo Ba Kobong.

Penulis: Ryo_Noor | Editor: Chintya Rantung
IST
Gubernur Olly Dondokambey 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey terus menggaungkan Gerakan Mari Jo Ba Kobong.

Tak sekadar imbauan untuk masyarakat untuk turun berkebun, Pemprov Sulut mengucur bantuan untuk masyarakat, berupa bibit dan alat pertanian.

Efeknya pun mulai terasa, Sulut bisa berdaulat pangan, inflasi bisa ditekan, hingga terhindar dari ancaman resesi Global.

Program sektor Pertanian dan Perkebunan ini pun terbukti efektif meningkatkan kesejahteraan petani terbukti dengan kenaikan Nilai Tukar Petani (NTP).

Gubernur Olly Dondokambey mengatakan, perkembangan di tahun 2023 terkait dengan prediksi krisis global, namun Sulut masih masuk zona aman.

"Terkait hal itu maka diperlukan berbagai antisipasi seperti program Mari Jo Ba Kobong dan ASN menanam," ungkap Gubernur Olly Dondokambey.

Gubernur Olly Dondokambey juga berpesan agar tetap melaksanakan Budaya Mapalus.

"Budaya kita digaungkan mapalus, gotong royong membangun provinsi Sulut," ujar Mantan Anggota DPR RI ini.

Adapun, Rilis terbaru Badan Pusat Statistik, Nilai Tukar Petani Bulan Desember 2022 sebesar 106,05 atau naik 0,90 Persen.

Sementara Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Bulan Desember 2022 juga naik 105,05 atau naik 1,76 Persen.

Selain itu, Kantor Wilayah Bank Indonesia Sulawesi Utara merilis, bahwa inflasi Sulut secara umum selama 2022 ini cukup terkendali dan berada di bawah inflasi Nasional

Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TPID Provinsi Sulut dan TPID Kab/Kota se-Sulut atas seluruh upaya yang telah dijalankan sepanjang tahun 2022.

Untuk Desember 2022, berdasarkan perhitungan BI dari data BPS, Inflasi Sulawesi Utara 0,75% (mtm) atau 4,27% (yoy).

Angka ini tercatat lebih rendah dari inflasi Nasional yang sebesar 5,51% (yoy).

Untuk kota Manado, inflasi sebesar 0,66% (mtm) atau 4,00% (yoy), dan tercatat sebagai inflasi terendah ke-5 dari 90 kota pencatatan inflasi se-Indonesia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved