Breaking News:

Unima

Rektor Unima Diperiksa Kejari Yapen, Pengacara: Prof Deitje Katuuk Sebatas Saksi

Pengacara Rektor Unima, Prof Dr Deitje Katuuk MPd angkat bicara terkait status kliennya dalam kasus dugaan korupsi kerja sama Pengembangan

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Jemmy Mokolensang, Pengacara Rektor Unima, Prof Dr Deitje Katuuk MPd   

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -  Pengacara Rektor Universitas Negeri Manado, Prof Dr Deitje Katuuk MPd angkat bicara terkait status kliennya

dalam kasus dugaan korupsi kerja sama Pengembangan Bidang Pendidikan antara Pemkab Yapen dan Unima.

Jemmy Mokolensang, Pengacara Prof Deitje menegaskan, kliennya diperiksa sebatas saksi.

Baca juga: Duatlon Likupang, Panggung Kebangkitan Pariwisata Indonesia, Joune Ganda: Homestay Siap

Baca juga: Wajah Gadis Cantik 18 Tahun Ini Disiram Air Keras oleh Mantan Pacarnya, Korban Kehilangan Matanya

Baca juga: Kisah Ovi Dian, Crazy Rich Indonesia, Dulu Ayahnya Penjual Minyak Tanah, Kini Hidupnya Mewah

"Pemeriksaan sebagai saksi tidak ada kaitan dengan jabatan maupun tugas Rektor Unima," ujar Jemmy Mokolensang kepada Tribun Manado, Selasa (16/03/2021).

Katanya, Katuuk diperiksa karena pernah menjabat sebagai Dekan FIP (Fakultas Ilmu Pendidikan)

dan pasa saat kerja sama berlangsung diangkat Rektor sebagai Direktur Akademik dalam kegiatan tersebut,'' kata Mokolensang lagi.

Baca juga: Bimtek di Manado, Vaksinasi Anggota DPRD KK Ditunda

Baca juga: Kabar Gembira, Anies Izinkan Rumah DP 0 Rupiah Dimiliki Warga Jakarta yang Gajinya 14,8 Juta

Baca juga: Daftar Harga Katalog Alfamart Terbaru Selasa 16 Maret 2021, Susu, Beras, Minuman Turun Harga

Lanjut dia, ruang lingkup tugas dan tanggung jawab  Direktur Akademik hanya menyangkut pelaksanaan perkuliahan dan itu semua sudah terlaksana.

''Kapasitas selaku Direktur Akademik, Klien kami tidak mempunyai kaitan dengan urusan keuangan,'' ujarnya.

Rektor Unima Prof. Dr. Deitje A. Katuuk MPd.
Rektor Unima Prof. Dr. Deitje A. Katuuk MPd. (tribunmanado.co.id)

Sehingga, kata dia, apabila ada penyimpangan pengelolaan keuangan itu bukan tanggung jawab Direktur Akademik

tetapi pada Direktur Eksekutif yang dilaksanakan oleh bendahara.

Baca juga: Maia Estianty Beri Wejangan untuk Atta Halilintar, Singgung soal Godaan Wanita Lain: Tahan Hati

Baca juga: Ungkit KLB Demokrat, Amien Rais: Saya Tidak Yakin Moeldoko Seberani Itu Tanpa Kedipan dari Lurah

Baca juga: Ditinggal Abash, Lucinta Luna Kini Didekati 2 Pengusaha: Aku Masih Mencari yang Membuat Nyaman

''Dengan demikian, bila kemudian hari Kejaksaan Negeri Yapen mengindikasikan telah terjadi penyimpangan yang dianggap telah merugikan negara 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved