Penanganan Covid
Ini Kata Prof dr Boetje Herry Moningka Terkait Vaksin Covid-19
Prof dr Boetje Herry Moningka mengatakan, vaksin covid-19 yang sedang diuji klinis saat ini dijamin aman
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Menjawab kekhawatiran sejumlah pihak terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Prof dr Boetje Herry Moningka mengatakan, vaksin covid-19 yang sedang diuji klinis saat ini dijamin aman.
Sebab, sudah teruji untuk fase 2 dan 3.
“Namun bagi anak-anak dan usia lanjut belum diuji. Karena itu dianjurkan penggunaan vaksin hanya bagi orang yang sehat dan usia 18 sampai 59 tahun,” kata dr Boetje menjawab pertanyaan peserta Webinar “Vaksin Aman, Masyarakat Sehat” yang dilaksanakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Kominfo bekerjsama dengan Dinas Kominfo Bitung, Selasa (17/11).
Dalam tulisan resmi yang dibagikan Semuel Muhaling, Kepala Bidang Layanan Informasi, Humas dan Persandian ada juga pertanyaan dari dr Maria Moniaga soal vaksinasi bagi pasien yang komorbid.
dr Boetje menjelaskan untuk orang yang komorbid belum bisa dipastikan karena hingga uji klinis fase 3 vaksin baru diuji untuk orang yang sehat.
Baca juga: Konsisten Terapkan Protokol Covid-19, Gran Puri Manado Raih Sertifikat CHSE dari Kemenparekraf RI
Baca juga: Sulut Ekspor Kelapa Parut Serentak ke 4 Negara Senilai Rp 4,99 Miliar
Baca juga: Tim Gugus Tugas Covid-19 Minsel Kejar Waktu Cegah Penyebaran Virus Corona
Belum ada uji klinis untuk orang-orang yang komorbid.
Komorbid sendiri adalah kondisi seorang pasien dengan penyakit penyerta.
Kemudian muncul lagi pertanyaa, apakah vaksin bisa digunakan untuk orang yang positif terpapar Covid-19, dr Boetje menegaskan, bahwa vaksin Covid-19 disediakan hanya untuk orang sehat. Tidak untuk pasien.
“Bagi pasien Covid-19 yang sudah sembuh pun tidak perlu divaksin, karena secara otomatis, tubuhnya telah mengalami imunitas,” tambahnya.
Baca juga: Tepergok Bobol Rumah, Mr X Malah Nekat Tikam Perempuan Pemilik Rumah
Cecilia Muhaling seorang mahasiswa peserta Webkusi, mempertanyakan vaksin manakah yang akan digunakan Indonesia?
Sebab, katanya hingga saat ini ada banyak uji klinis vaksin Covid-19 yang dilakukan di berbagai negara termasuk di Indonesia.
“Apakah kita akan menggunakan vaksin buatan Indonesia, buatan China, buatan Rusia atau buatan Amerika Serikat,” tanya Cecilia.
Menjawab hal itu, dr Boetje mengatakan, ada banyak vaksin yang sudah dan sedang diuji klinis dan masuk ke Indonesia.
Baca juga: Pohon Dekat Sumber Mata Air Tempat Warga Mandi dan Mencuci Mulai Ditebang
Tapi sepertinya lewat pertimbangan yang hati-hati akan digunakan adalah vaksin dari China karena cara mengujinya sama dengan yang dilakukan oleh China.
“Mungkin ada kesamaan antara penyebaran virus di China dan Indonesia. Disamping itu ada banyak pertimbangan sehingga Indonesia melalui Biofarma dan Kimiafarma memutuskan mengambil vaksin dari China untuk diuji di Indonesia’ kata profesor Boetje.