Tajuk Tamu Tribun Manado
Kesehatan Anak-anak Indonesia di Hari Kesehatan Nasional dan Hari Anak Sedunia
Salah satu faktor yang menentukan kualitas SDM adalah kecukupan gizi, di mana hal itu merupakan hak asasi yang harus dipenuhi setiap manusia.
Dalam SDGs butir 3.2 menargetkan penurunan angka kematian balita (AK-Bal) yang dapat dicegah hingga 25 per 1.000 kelahiran hidup.
Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 menunjukkan bahwa AKB di Indonesia tercatat sebesar 32 per 1.000 kelahiran hidup.
Meskipun masih jauh dari target SDGs, namun angka ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan SDKI 2012 di mana AK-Bal mencapai 40 per 1.000 kelahiran hidup.
• Menu MPASI Nasi Merah Bisa Jadi Solusi Asupan Gizi Si Kecil yang Kaya Akan Vitamin
Tidak hanya AK-Bal yang mengalami penurunan, angka kematian neonatal (AKN = kematian pada bulan pertama kelahiran) dan angka kematian bayi (AKB = kematian pada tahun pertama kelahiran) pada SDKI 2017 juga mengalami penurunan jika dibandingkan dengan SDKI 2012.
AKN dan AKB pada SDKI 2017 sebanyak 15 dan 24 per 1.000 kelahiran hidup, sedangkan SDKI 2012 masing-masing 19 dan 32 per 1.000 kelahiran hidup.
Hal ini mengindikasikan bahwa kesehatan di Indonesia semakin baik jika dibandingkan dengan kondisi 5 atau 6 tahun yang lalu.
• Apa Itu Stunting? Jadi Pembicaraan di Debat Cawapres, Yuk Kenali Gejalanya pada Anak
UNICEF (1990) telah mengidentifikasi beberapa faktor dasar dan global penyebab kekurangan gizi dan kematian pada anak, seperti pemerintahan yang tidak efektif, sanitasi yang buruk, status sosial ekonomi yang rendah, status pekerjaan orang tua, pencapaian pendidikan orang tua yang rendah, serta karakteristik demografis lainnya.
Penelitian lain yang dilakukan oleh Cunningham et al. (2015); Engle, Menon, & Haddad (1999); Klasen (2008); Nandy, Irving, Gordon, Subramanian, & Smith (2005); Pryer, Rogers, & Rahman (2003); dan Smith, Ramakrishnan, Ndiaye, Haddad, & Martorell (2003) juga membuktikan hal serupa.
Dengan demikian prevalensi gizi buruk dan kematian anak di Indonesia dapat diminimalisasi guna melahirkan SDM Indonesia yang unggul di masa mendatang. (*)
• Sosok Ribka Tjiptaning yang Viral Marahi BJPS, Dituduh Antek PKI, Tulis Buku Bangga Sebagai Anak PKI
• Tangis Sang Anak, Tak Sanggup Lihat Jenazah Ayah dan Ibu di Ruang Jenazah RS Nooangan
• Pendaftaran CPNS 2019 Dibuka Besok Senin 11 November 2019, Persiapkan Berkas Paling Penting Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jokowi-73658.jpg)