Tajuk Tamu Tribun Manado

Kesehatan Anak-anak Indonesia di Hari Kesehatan Nasional dan Hari Anak Sedunia

Salah satu faktor yang menentukan kualitas SDM adalah kecukupan gizi, di mana hal itu merupakan hak asasi yang harus dipenuhi setiap manusia.

Kesehatan Anak-anak Indonesia di Hari Kesehatan Nasional dan Hari Anak Sedunia
Twitter/@jokowi
Jokowi bersama anak-anak di Papua 

Oleh:
Ahmad Yeyen Fidyani SST MSE
Statistisi Ahli Pertama BPS Kota Manado

DI antara visi pemerintahan Presiden Joko Widodo periode kedua dengan didapmpingi Wakil Presiden Ma’ruf Amin adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menurut Presiden, visi ini dimulai dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita dan kesehatan anak-anak sekolah, sebab pada masa tersebut merupakan periode emas untuk mencetak manusia Indonesia yang unggul di masa mendatang.

Pernyataan ini sesuai dengan beberapa penelitian yang telah membuktikan pentingnya perawatan yang tepat selama seribu hari pertama kehidupan anak, termasuk sejak kehamilan (Black et al., 2008; Cunningham, Ruel, Ferguson, & Uauy, 2015; Osmani & Sen, 2003).

Salah satu faktor yang menentukan kualitas SDM adalah kecukupan gizi, di mana hal itu merupakan hak asasi yang harus dipenuhi setiap manusia.

Status gizi yang buruk terutama selama masa anak-anak, berdampak negatif pada kehidupan awal, serta sepanjang siklus hidup manusia.

BKKBN Sulawesi Utara Bahas Masalah Anak Kerdil Akibat Kurang Gizi

Menurut Howard (2011); dan Zaslow et al. (2009), dampak negatif dari kekurangan gizi diantaranya perkembangan organ esensial terhambat, prestasi akademik rendah, perilaku kekhawatiran seperti depresi, kecemasan, dan kekurangan psikososial lainnya.

Sementara Victora et al. (2008) membuktikan bahwa status gizi yang buruk saat anak-anak akan berdampak negatif pada kesehatan dan perkembangan di masa mendatang, seperti gangguan perkembangan kognitif, berkurangnya produktivitas ekonomi, merugikan reproduksi ibu seperti kegagalan dalam persalinan atau melahirkan bayi dengan berat kurang serta meningkatkan peluang penyakit tidak menular.

Dan dengan merangkum beberapa penelitian mengenai hubungan stunting dan kekurangan gizi pada masa anak-anak dengan economic outcome di masa dewasa, McGovern, Krishna, Aguayo, & Subramanian (2017) menyimpulkan bahwa anak-anak yang terkena stunting atau kekurangan gizi akan berdampak negatif terhadap berbagai hasil ekonomi seperti produktivitas, status pekerjaan dan upah.

Tahukah Moms, Pentingnya Peran Protein Hewani untuk Mencegah Stunting pada Si Kecil?

Lantas bagaimana kualitas kesehatan anak-anak Indonesia di hari Kesehatan Nasional yang jatuh pada tanggal 12 November serta Hari Anak Sedunia yang diperingati setiap tanggal 20 November nanti? Meskipun di Indonesia sendiri Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Halaman
123
Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved