Ini Pesan Pengamat Politik Effendi Gazali Sambut Pemungutan Suara Besok Hari
Pengamat politik Effendi Gazali mengingatkan poin jujur sangat penting dalam pemilu.
Minimal yang perlu ditunggu adalah hasil penghitungan suara pemilihan presiden.
Pengamat Tata Negara Irman Putra Sidin mengatakan demokrasi yang dibangun dari nilai-nilai agama pasti menghasillkan adil dan jujur.
Irman menambahkan hampir semua nilai-nilai konstitusi di dunia yang ada diambil dari agama.
"Peristiwa GBK 7 April itu bukti, langsung bersih lokasi, karena orang sadar ada yang melihatnya 24 jam. Mereka tidak perlu takut dengan CCTV, karena mereka sadar, datang dengan nilai-nilai agama sehingga saat ada kotoran, langsung diambil," ujarnya.
Irman menambahkan biaya demokrasi akan sangat murah jika dibangun dengan nilai-nilai agama.
Terkait konteks pemilihan presiden, ia mengatakan pemilihan nanti bukan sedang mencari pemenang dari sebuah pertarungan kekuasaan.
Besok masyarakat akan memilih presiden yang akan bersumpah dihadapan Tuhan dan menjalankan kewajibannya selurus-lurusnya.
"Presiden kuasanya besar sekali, bisa membawa kemuliaan dan kezaliman. Salah pilih sedikit, kita yang tanggung jawab sebagai pemilih, dan ini bukan tanggung jawab duniawi semata," katanya.
Koordinator Nasional GMI Tarisa Anindita Tutuko meminta milenial untuk mengawal pemilu yang jujur dan damai.
"Intinya jangan mau kita dicurangi, tolong dijaga pokoknya jangan sampai ada kecurangan dan kita harus damai," tegasnya.
BERITA POPULER:
Baca: Guru Honorer Sudah 4 Kali Berhubungan Intim dengan Pelaku, Aksi ke-4 Kali Ternyata Berujung Maut!
Baca: Quick Count Pilpres 2019, 33 Lembaga Survei, Litbang Kompas Prediksi Deklarasi Hasil Pukul 16.00 WIB
Baca: Cemburu Pacar Sejenis Cintai Orang Lain, Lelaki Ini Bunuh Korban dan Buang Jasad ke Semak-Semak
TONTON JUGA:
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jujur dan Adil Jadi Kunci Pemilu 2019 Berjalan Aman dan Sejuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/efendi-123456.jpg)