Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Pesan Pengamat Politik Effendi Gazali Sambut Pemungutan Suara Besok Hari

Pengamat politik Effendi Gazali mengingatkan poin jujur sangat penting dalam pemilu.

Editor: Rhendi Umar
Tribunnews.com
Effendi Gazali 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengamat politik Effendi Gazali mengingatkan poin jujur sangat penting dalam pemilu.

Jujur menjadi pangkal dalam konteks komunikasi politik terjadinya pemilu yang damai aman dan sejuk.

Ia mengatakan penyelenggaraan yang adil dan jujur menjadi kunci Pemilu 2019 berjalan aman, damai dan sejuk.

Pengamat politik Effendi Gazali mengakui dirinya sempat bingung saat melihat banyak spanduk di jalan yang hanya bertuliskan "damai, sejuk dan aman".

"Adil dan jujurnya tidak disebutkan. Saya fakta loh ini, lihat saja di jalan-jalan. Tolong dicatat, Hari ini kita harus tambahkan kata "adil dan jujur," ujarnya dalam acara Diskusi dan Doa Bersama Untuk Pemilu Yang Jujur, Adil dan Damai Feat Sabyan Gambus, di Jakarta, Selasa (16/4/2019).

Ia menganologikan arti kejujuran layaknya pertandingan sepakbola dimana gol tetap disahkan meski sebelumnya terjadi pelanggaran.

"Ada pemain lain melakukan pelanggaran lalu memasukan bola, kita mau marah, lalu disuruh aman, damai. Itu bisa? jarang sepakbola seperti itu, kalah 8-0 tapi berakhir sejuk," contohnya.

Effendi menilai salah satu ketidakjujuran yang utama dan terjadi saat ini adalah keberadaan lembaga survei.

Alasannya sejumlah lembaga tersebut selalu mengatakan pelaksanaan survei dibiayai sendiri.

"Jika biaya sendiri, masa kerjaannya cuma menyerang pihak tertentu. Kalau Rocky Gerung bilangnya dungu, saya bilangnya gangguan kesehatan jiwa, agak ilmiah," jelasnya.

Effendi berpesan empat hal penting untuk mencapai pemilu yang adil dan dan damai.

Pertama adalah salat subuh berjamaah dan dilanjutkan dengan mendaftar awal ke TPS.

Kedua, warga diminta tidak takut jika melihat alat-alat berat atau alat-alat polisi di sekitar TPS.

Keberadaan alat dan personil kepolisian untuk mengamankan semua pihak.

"Ketiga, jangan pernah takut berbeda dengan lembaga survei, mereka ingin mempengaruhi kita sebelum masuk TPS bahwa kita kalah. Pilihlah dengan hati dan jangan takut,"ujarnya.

Pesan keempat Effendi kepada warga untuk menunggu penghitungan suara hingga selesai.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved