TOPIK
Lipsus Warga Sulut ke Luar Negeri
-
Demi Gaji Rp 23 Juta per Bulan, 5 Warga Sulut Nekat ke Kamboja dan Thailand, Kerja sebagai Scammer.
-
Kepala BP3MI, Moh. Syachrul Afriyadi mengatakan, saat ini dua warga Sulut, berada di RPTC Kemensos RI.
-
Polsek Kawasan Bandara Samrat Manado berhasil mencegah keberangkatan tiga orang calon pekerja migran hendak menuju Thailand dan Kamboja
-
PMI ASAL SULUT - PMI asal Sulawesi Utara, Renjelita Mumek. Kini, ia bekerja sebagai perawat lansia di Jepang.
-
“Karena awalnya saya bekerja sebagai Instruktur Bahasa Jepang di salah satu LPK yang terpercaya di Sulawesi Utara,”
-
Sebanyak 433 warga Sulawesi Utara jadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) legal di luar negeri. Digaji puluhan juta per bulan.
-
Pencegahan dan penertiban warga yang hendak berangkat ke Kamboja makin intens tak menyurutkan niat mereka yang nekat.
-
Dua warga Manado yang direkrut jadi CPMI Ilegal ke Kamboja dicegat polisi di Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (6/10/2025) .
-
Lima warga asal Kota Bitung yang hendak diberangkatkan secara ilegal ke Kamboja dicegat Polres Bitung . Rutenya lewa tiga daerah dan dua negara.
-
Himpitan ekonomi memudarkan rasa cemas warga Amurang Barat, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
-
AP menceritakan awal mula dirinya diajak untuk bekerja di Kamboja. Ternyata diajak oleh sang suami.
-
Esi, salah satu orangtua dari korban dugaan TPPO yang akan pergi ke Kamboja merasa syok, mengira anaknya hanya liburan ke Jakarta.
-
Baru-baru ini ada 7 orang yang diamankan oleh Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado. Mereka diduga akan diberangkatkan ke Kamboja.
-
Sebanyak 7 warga Sulut yang hendak pergi ke Kamboja dicegat petugas Polsek Bandara Sam Ratulangi dan BP3MI Sulut, Senin (23/6/2025).
-
Seperti yang diungkapkan AP (22), warga Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara. AP awalnya sempat cemas ketika suaminya hendak ke Kamboja.
-
Tim gabungan Polda Sulawesi Utara, Polsek Bandara dan BP3MI Sulut mengamankan tujuh warga yang hendak berangkat ke Kamboja
-
"Para korban ini direkrut, difasilitasi oleh jaringan TPPO (tindak pidana perdagangan orang) yang ada di Kamboja," kata Palamba.
-
Dugaan ini menguat setelah petugas menemukan sejumlah kejanggalan dalam dokumen dan keterangan para calon penumpang.
-
3 orang perempuan dan 4 orang laki-laki ini diduga kuat akan diberangkatkan ke Kamboja dan Thailand secerah ilegal.
-
Polsek Kawasan Bendahara Sam Ratulangi berhasil mencegah warga Sulut yang diduga akan diberangkatkan ke Thailand dan Kamboja.
-
Hingga kini sudah ada 23 warga Sulut yang diduga korban TPPO yang berhasil diselamatkan di Bandara Sam Ratulangi.
-
Kamis (12/6/2025), aparat Polsek Bandara Sam Ratulangi menggagalkan empat orang warga Sulut yang hendak berangkat ke Thailand.
-
Akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Vecky Masinambow, angkat bicara soal fenomena warga Sulut yang nekat berangkat ke luar negeri.