Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lipsus Warga Sulut ke Luar Negeri

Terungkap Besaran Gaji Online Scammer di Kamboja, Bikin Warga Sulut Nekat Berangkat

Baru-baru ini ada 7 orang yang diamankan oleh Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado. Mereka diduga akan diberangkatkan ke Kamboja.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Fernando Lumowa
DIAMANKAN - 7 warga Sulut dicegah saat hendak ke Kamboja dan diamankan di Polsek Bandara Samrat Manado, Senin (23/6/2025). Besaran gaji online scammer di Kamboja diungkap oleh seorang wanita yang hendak berangkat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kamboja masih menjadi tujuan sebagian warga Sulawesi Utara untuk bekerja.

Meski sudah ada larangan dari pemerintah, namun masih ada upaya warga Sulut untuk berangkat kesana.

Alasannya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Baru-baru ini ada 7 orang yang diamankan oleh Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado.

Mereka diduga akan diberangkatkan ke Kamboja.

AP (22), warga Kecamatan Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi salah satu orang yang nekat berangkat ke Kamboja.

AP awalnya sempat cemas ketika suaminya hendak ke Kamboja awal tahun ini. 

Besarnya tuntutan hidup membuat rasa takut itu sirna, ia merelakan suaminya berangkat.

AP tahu sang suami akan bekerja di perusahaan judi online di Kamboja.

Semua demi keluarga kecilnya.

AP sendiri tidak lagi bekerja setelah berhenti sebagai pramuniaga toko pakaian.

Mereka punya anak balita perempuan berusia dua tahun yang juga harus dihidupi. 

Lima bulan berselang, AP pun membulatkan hati ikut dengan suami ke Kamboja.

Suaminya sendiri yang meyakinkan. 

"Dia bilang di sana aman, tidak semua seperti yang viral itu (korban eksploitasi dan kekerasan), di perusahaan aman kok," kata AP di Polsek Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (23/6/2025). 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved