Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Lipsus Warga Sulut ke Luar Negeri

Cerita Warga Minsel Mau ke Kamboja, Nekat Ambil Risiko karena Tergiur Gaji Ratusan Dollar

Himpitan ekonomi memudarkan rasa cemas warga Amurang Barat, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Rizali Posumah
Tribun Manado/Fernando Lumowa
DICEGAT - Tujuh warga Sulut yang dicegah ke Kamboja diamankan di Polsek Bandara Samrat Manado, Senin (23/6/2025). Himpitan ekonomi jadi alasan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Niat AW alias Alfa (23) sudah bulat untuk bekerja di Kamboja sebagai scammer di perusahaan judi online. 

Himpitan ekonomi memudarkan rasa cemas warga Amurang Barat, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, ini.

Ia tak pusing dengan begitu besarnya risiko bekerja di negara tersebut. 

Ia tergoda melihat story-story kenalannya yang bekerja di Kamboja.

Dari penasaran, nekat bertanya mencari peluang. 

"Kebetulan ada beberapa yang saya kenal. Rupanya mereka sukses saya tanya.

Lalu dihubungkan, diberikan nomor kontak HRD," ujar Alfa di Polsek Bandara, Senin (23/6/2025) pagi. 

Bersama enam orang lainnya, Ia dicegah berangkat ke Jakarta dengan tujuan akhir Kamboja, Senin pagi. 

Mereka diduga korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang hendak dipekerjakan di perusahaan judi online. 

Persiapan berangkat begitu singkat.

Setelah digabungkan ke grup WA oleh si HRD, Alfa diwawancarai.

Meski tak kenal karena si HRD tak menunjukkan wajah, ia nekat berangkat. 

Apalagi ia langsung dikirimi tiket berangkat ke Jakarta.

"Setelah di Jakarta katanya baru urus paspor dan lanjut Singapura," ujarnya. 

Kepada Tribunmanado.com, lulusan SMK N 1 Amurang ini mengaku nekat demi memiliki hidup yang lebih baik. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved