Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jalan Amblas di Bolmong

Jalan Pinogaluman - Dumoga Bolmong Sulawesi Utara, Kini Bisa Dilalui Kendaraan

Sempat lumpuh total, kini jalan penghubung Pinogaluman - Dumoga di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara untuk sementara bisa dilalui

Penulis: Sujarpin Dondo | Editor: Chintya Rantung
UPTD Wilayah II PUPR Sulut
JALAN - Update terbaru Jalan Pinogaluman - Dumoga Bolmong Sulut. Kini bisa dilalui kendaraan. 
Ringkasan Berita:
  • Sempat lumpuh total, kini jalan penghubung Pinogaluman - Dumoga di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara untuk sementara bisa dilalui, Rabu (21/01/2025)
  • Meski begitu kondisi jalan darurat ini hanya bisa dilalui saat kapasitas air tidak meningkat atau tidak hujan
  • Hal ini dibenarkan kepala UPTD wilayah II PUPR Sulut Lucky Sugeha

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sempat lumpuh total, kini jalan penghubung Pinogaluman - Dumoga di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara untuk sementara bisa dilalui, Rabu (21/01/2025).

Jarak Dumoga ke Kotamobagu sejauh 52,2 kilometer dengan waktu tempuh 1 jam lebih 8 menit.

Sementara Kotamobagu ke Lolak, ibu kota Bolmong, berjarak 54,4 kilometer, waktu tempuh 1 jam lebih 15 menit, lewat Jalan Inobonto-Kotamobagu, Jalan Raya AKD Komangaan-Kaiya-Kotamobagu dan Jalan Trans Sulawesi-Kaiya-Maelang.

Adapun Lolak ke Kota Manado berjarak 155 kilometer dengan waktu tempuh 3 jam lebih 39 menit menggunakan kendaraan roda empat lewat Jalan Trans Sulawesi. 

Meski begitu kondisi jalan darurat ini hanya bisa dilalui saat kapasitas air tidak meningkat atau tidak hujan.

Hal ini dibenarkan kepala UPTD wilayah II PUPR Sulut Lucky Sugeha.

"Sekarang posisinya kendaraan sudah bisa lewat baik mobil ataupun motor," ucapnya.

Namun, Lucky mengatakan bahwa kondisi ini bisa dilalui bila tidak turun hujan lagi.

"Jembatan darurat sedang kt usahakan jadi kita putuskan buat jalan namun diisi tanah dan sirtu agar kendaraan bisa lewat sementara," jelasnya.

Kondisi jalan yang bisa dilalui ini kata Lucky atas koordinasi pihaknya dengan Babinsa setempat serta masyarakat.

"Kebetulan di desa Pindol ada salah satu pemilik stone crusher (gilingan baru) dan pemilik tersebut juga turut membantu dengan mengisi material serta satu alat berat untuk jalan sementara ini," jelasnya.

Lucky menjelaskan bahwa jalan Pinogaluman-Dumoga sudah bisa dilalui sejak pukul 17.00 WITA sore namun dengan kondisi jalan yang masih melewati air.

"Yang penting sekarang aktivitas masyarakat tidak putus total," ucapnya.

"Sekarang kita usahakan jembatan darurat agar aktifitas lebih normal lagi walau hujan turun," tandasnya.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved