Opini
Dari Wisma Lorenzo, Diutus untuk Keluarga
Workshop di Wisma Lorenzo sesungguhnya bukan hanya tentang pembinaan pembina KPP. Ia adalah tentang masa depan: Gereja, masyarakat, dan kemanusiaan.
Karena itu pendidikan keluarga masa kini harus membantu pasangan memahami relasi timbal balik, penghormatan, dan kerja sama antara laki-laki dan perempuan sebagai mitra setara dalam keluarga.
Diutus untuk Keluarga, Diteguhkan dalam Perutusan
Pada akhirnya, yang dibawa pulang para peserta dari Wisma Lorenzo Lotta bukan hanya sertifikat, modul, atau catatan workshop. Mereka membawa sebuah kesadaran baru. Mereka adalah bagian dari tim yang dipanggil Yesus. Sebagaimana para rasul dahulu dibentuk lalu diutus, demikian pula para pembina KPP dibentuk untuk menjadi pelayan keluarga-keluarga.
Mereka dipanggil hadir di tengah pasangan yang sedang mempersiapkan perkawinan. Mereka dipanggil menguatkan keluarga yang sedang mengalami krisis. Mereka dipanggil membantu orang tua mendidik anak-anak dalam iman. Mereka dipanggil menjadi saksi bahwa kasih yang setia masih mungkin diwujudkan di tengah dunia yang semakin individualistis.
Perutusan itu mungkin tidak spektakuler. Ia tidak selalu muncul dalam berita utama. Namun dampaknya sangat besar. Sebab keluarga yang sehat melahirkan anak-anak yang sehat. Keluarga yang beriman melahirkan generasi yang beriman. Keluarga yang kuat melahirkan masyarakat yang kuat.
Dari keluarga yang kokoh akan lahir Gereja yang hidup. Dari keluarga yang bertumbuh dalam kasih akan lahir peradaban yang manusiawi. Karena itu workshop di Pineleng sesungguhnya bukan hanya tentang pembinaan pembina KPP. Ia adalah tentang masa depan. Masa depan Gereja. Masa depan masyarakat. Masa depan kemanusiaan. Dan masa depan itu, sebagaimana diingatkan Uskup Manado dalam homilinya, selalu dimulai ketika orang-orang biasa bersedia menjawab panggilan Allah seperti Maria: fiat, jadilah padaku menurut kehendak-Mu.
Maka para peserta workshop itu pulang bukan sekadar sebagai peserta pelatihan. Mereka pulang sebagai murid yang diutus. Diutus untuk keluarga. Diteguhkan dalam perutusan. (*)
Kursus Persiapan Perkawinan
Keuskupan Manado
Komisi Keluarga Konferensi Waligereja Indonesia
Gereja Katolik
Keluarga Katolik
Herkulaus Mety
| Menandatangani Berita Acara Pekerjaan yang Belum Selesai Bisa Berujung Pidana Korupsi |
|
|---|
| Mengangkat Pandangan, Memulihkan Harapan: Membaca Kunjungan Paus Leo ke Spanyol |
|
|---|
| Krisis Kepercayaan: Rekonstruksi Ethos, Logos, dan Pathos Pemerintah Indonesia |
|
|---|
| Cicipan Surga Itu Adalah Bola |
|
|---|
| Istana, Buruh, dan Demokrasi yang Sedang Diuji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Herkulaus-Mety.jpg)