Catatan Jurnalis
Catatan Seorang Jurnalis: Salib dan Joker
Pernah ada seorang manusia yang lebih miskin dari Arthur Fleck. Ia disebut sebagai pencipta alam semesta. Sang Alfa dan Omega.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Gryfid Talumedun
Jika hidup diibaratkan sebuah jalan, maka Arthur adalah kecelakaan.
Bahkan ibunya menipunya.
Perempuan yang ia cintai pun ternyata hanya ilusi.
Orang lain memperlakukannya seperti angin, hadir tanpa pernah dianggap ada.
Di akhir cerita, Joker menghilang.
Yang tersisa hanya Arthur, dan dunia seakan menghujat keberadaannya.
Ia tidak pantas berada di bawah sorotan.
Dunia lebih menyukai Joker yang memabukkan daripada Arthur yang menyedihkan.
Pertanyaan kemudian mengapung, mengapa hanya Arthur yang tersisa di akhir cerita?
Dan lebih jauh lagi, mengapa manusia seperti Arthur ada dalam dunia kita?
Sejarah memberi jawaban yang mengejutkan.
Pernah ada seorang manusia yang lebih miskin dari Arthur Fleck.
Ia disebut sebagai pencipta alam semesta.
Sang Alfa dan Omega.
Namun memilih berinkarnasi menjadi manusia yang terbatas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Catatan-Seorang-Jurnalis-Salib-dan-Joker.jpg)