Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Opini

Romo Mudji dan Tanggung Jawab Merawat Kemanusiaan

Romo Fransiscus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ, telah menyelesaikan ziarah hidupnya. Namun ia dengan sadar meninggalkan warisan yang tidak selesai.

Dok. Pribadi
Romo Mudji Sutrisno SJ (1954 - 2025) 

Warisan yang Tidak Pernah Selesai

Dalam tradisi humanisme, kematian bukan akhir dialog, melainkan undangan untuk melanjutkan percakapan tentang makna hidup (Taylor, 1989). Demikian pula wafatnya Romo Mudji. Ia meninggalkan pertanyaan-pertanyaan yang sengaja tidak ditutup.

Ia hidup di tengah masyarakat yang tidak kekurangan orang pintar, tetapi sering kekurangan kebijaksanaan; tidak kekurangan suara, tetapi kekurangan keberanian moral. Warisan terbesarnya bukan pada jumlah buku atau jabatan, melainkan pada keteladanan integritas intelektual.

Romo Fransiscus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ, telah menyelesaikan ziarah hidupnya. Namun ia dengan sadar meninggalkan warisan yang tidak selesai - warisan tanggung jawab merawat kemanusiaan.

Selamat jalan, Romo Mudji. Kepergianmu adalah sunyi yang mengajak bangsa ini berpikir, bersikap, dan bertanggung jawab. (*)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Musafir Jurnalis

 

Otak Dangkal di Lautan Digital

 

Paskah dan Jeruji Besi

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved