Hari Santri 2025
Santri dan Peradaban Dunia: Moderasi dan Inovasi untuk Kemanusiaan
Santri bukan sekadar penjaga tradisi, tetapi arsitek moral dan intelektual bangsa; bukan sekadar penghafal kitab,
Moderasi beragama harus terinternalisasi sebagai budaya kritis, moral, dan inklusif. Inovasi harus menembus batas teknologi, ilmu, dan seni, menjadikan pesantren bukan hanya pusat pendidikan, tetapi pusat peradaban yang merdeka, humanis, dan global.
Hari Santri 2025 menegaskan bahwa identitas santri bukanlah identitas tertutup, tetapi identitas terbuka yang berpijak pada prinsip moral, keilmuan, dan spiritual. Santri adalah subjek aktif dalam sejarah, bukan sekadar objek tradisi.
Mereka adalah agen transformasi sosial, intelektual, dan budaya yang mampu menghadirkan Indonesia sebagai laboratorium peradaban dunia, di mana nilai-nilai Islam, kemanusiaan, dan kreativitas berpadu harmonis.
Santri, dengan moderasi dan inovasinya, bukan hanya menjaga kemerdekaan Indonesia, tetapi juga membangun peradaban yang inklusif, damai, dan berkelanjutan bagi umat manusia di seluruh dunia. (ord)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Thread Tribun Manado, Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
| Breaking News: Menteri Pertanian Amran Sulaiman Kunjungi Manado, Tinjau Benih Kelapa |
|
|---|
| Info Cuaca Sulawesi Utara Jumat 1 Mei 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan |
|
|---|
| Populer Manado: Harga Rica di Pasar Bersehati Turun, Harga Kopra Melemah |
|
|---|
| Populer Sulut: Dugaan Penyelundupan Tuna ke Filipina, Hibah 50 Ribu Dollar, Update soal KEK Bitung |
|
|---|
| Bupati Sangihe Michael Thungari Kunjungi Pulau Kalama, Layanan Kesehatan hingga Pasar Murah Digelar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Dr-Drs-H-Ulyas-Taha-MPd-Kakanwil-Kemenag-Sulut-Foto.jpg)