Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Dana Hibah GMIM

Puluhan Pendeta Doakan Hein Arina dan 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah GMIM

Puluhan pendeta doakan Hein Arina dan 4 tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah GMIM di Polda Sulut, Kamis (17/4/2025).

|
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Frandi Piring
Arthur Rompis-TribunManado.co.id
BERLUTUT - Puluhan pendeta doakan Hein Arina dan 4 tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah GMIM di Polda Sulut, Kamis (17/4/2025). 

Dijelaskan Rori, dana hibah sebesar Rp21 miliar pada rentang waktu tahun 2020 hingga 2023, jelas peruntukannya. 

"Digunakan untuk kerohanian, pendidikan, kesehatan serta pembangunan gedung gereja sesuai permohonan," kata Rori kepada Tribunmanado.com via WA.

Lanjut Rori, dana disalurkan langsung kepada pelaksana kegiatan.

Selanjutnya, pelaksana wajib membuat laporan pertanggungjawaban ke sinode.

"Sinode lantas sampaikan LPJ kepada pemberi hibah yakni Pemprov Sulut," kata Rori.

Setelah itu, LPJ tersebut kemudian diperiksa oleh BPK dan Inspektorat.

Kata Rori, selama ini tak ada temuan terkait LPJ Sinode GMIM.

"Bahkan pemberi hibah yakni Pemprov Sulut beroleh WTP dari BPK," katanya.

Rori pun membantah kabar bahwa dana hibah ditransfer ke rekening pihak-pihak tertentu sinode GMIM.

Ia menegaskan, dana tersebut ditransfer ke rekening sinode GMIM. 

GEDUNG - Kantor Sinode GMIM di Tomohon, Sulawesi Utara. Berikut fakta-fakta kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Sulut ke Sinode GMIM.
GEDUNG - Kantor Sinode GMIM di Tomohon, Sulawesi Utara. Berikut fakta-fakta kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Sulut ke Sinode GMIM. (Tribun Manado)

Pendeta Hein Arina Ditahan Subdit Tipidkor Polda Sulut

Ketua Sinode GMIM Pendeta Hein Arina akhirnya ditahan Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polda Sulawesi Utara, Kamis (17/4/2025).

Pantauan TribunManado.co.id, Hein Arina tiba di Polda Sulut sekira pukul 10.00 WITA didampingi kuasa hukumnya.

Kemudian sekira pukul 15.00 WITA, Hein Arina keluar dari ruangan pemeriksaan dengan memakai kameja tahanan berwarna oranye.

Hein Arina hemat berbicara saat dibawa penyidik ke ruangan tahanan.

Ia hanya mengatakan bahwa dalam keadaan sehat. "Sehat-sehat semuanya" jelasnya.

Hein Arina juga sempat melambaikan tangan sembari tersenyum ke arah rekan-rekan pers.

Setelah itu Hein Arina dibawa penyidik di ruangan tahanan Polda Sulut. (TribunManado.co.id/Fer/Ren/Art)

-

Baca juga: Pendeta Hein Arina Ditahan Polda Sulut Atas Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM, Kenakan Baju Tahanan

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved