Pemilu 2024
Penetapan Hasil Pemilu 2024 Diundur, KPU Ungkap Beberapa Kendala, Rencana Update Rabu 20 Maret
Melihat perkembangannya, besar kemungkinan penetapan hasil Pemilu 2024 akan dilakukan pada Rabu (20/3/2024).
KPU merampungkan rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional di 128 wilayah Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) pada Senin (18/3/2024) siang.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka menang dalam pemungutan suara ulang di luar negeri.
Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU, Prabowo-Gibran unggul telak dengan perolehan 427.871 suara.
Diikuti oleh pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, sebesar 125.110 suara.
Kemudian, paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dengan 118.385 suara.
"Dengan demikian setelah digabungkan 128 PPLN, jumlah pengguna hak pilih dari DPT (Daftar Pemilih Tetap), DPTb (Daftar Pemilih Tambahan), dan DPK (Daftar Pemilih Khusus), totalnya 687.978," ucap Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dalam rapat pleno terbuka di kantor KPU, Senin.
Adapun jumlah seluruh suara sah dan tidak sah sebesar 687.978. Dengan rincian suara sah 671.366 dan suara tidak sah 16.612.
Polri Kawal Pengumuman Hasil Pemilu 2024
Jelang pengumuman hasil pemilu 2024, sebanyak 4.992 personel polisi disiagakan.
Ribuan personel tersebut akan bersiaga di sekitar kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), DKPP, hingga Mahkamah Konstitusi (MK).
"Pada titik pengamanan sebanyak 4.992 personel Polri, gabungan juga dengan stakeholder dan juga terdiri satgaspus atau pusat Mabes Polri dan juga satgas daerah yaitu Polda Metro Jaya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko di Kantor KPU, Senin (18/3/2024).
Kepala Operasi Mantap Brata Komjen Fadil Imran menambahkan, Polri sudah menyiapkan tiga simulasi dalam mengamankan rekapitulasi suara hingga hasilnya keluar pada 20 Maret 2024.
Simulasi itu disiapkan untuk merespons eskalasi yang berlangsung. Jika situasinya normal, maka simulasi pun akan diberlakukan secara normal sesuai dengan eskalasi yang terjadi.
"Tapi kalau ada manakala ada peningkatan eskalasi, tentu akan terjadi penambahan-penambahan personel dengan mengedepankan tindakan-tindakan promotif dan preventif," ucap dia.
Adapun sejauh ini, situasi menjelang keluarnya hasil rekapitulasi cenderung aman dan tetap kondusif.
Polri kata dia, justru beralih fokus mengamankan jalannya bulan puasa dan persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri beberapa pekan ke depan.
"Alhamdulillah situasi kondusif, situasi aman. Polri malah kecenderungannya sekarang untuk fokus juga mengamankan kegiatan masyarakat menghadapi bulan Ramadan yang tentunya nanti akan terjadi arus mudik Lebaran," jelas Fadli. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Putusan MK Soal Pemilu Nasional dan Lokal, Ferry Liando Sebut Ada Dilema Pasal Inkonstitusional |
![]() |
---|
Putusan MK Pisahkan Pemilu Nasional dan Daerah, Jeirry Sumampow: Arah Baru Demokrasi |
![]() |
---|
Daftar Lengkap Kepala Daerah Terpilih di Maluku yang Tidak Akan Dilantik pada 6 Februari 2025 |
![]() |
---|
Daftar Kepala Daerah Terpilih di Sulawesi Selatan yang Siap Dilantik, Resmi Ditetapkan KPU |
![]() |
---|
Daftar 10 Partai Politik yang Tak Lolos ke Parlemen Berdasarkan Penetapan KPU RI |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.