Bemo Preman Manado
7 Fakta Rekonstruksi Pembunuhan Bemo Preman Manado, Opal Rebut Pisau Korban, Lupa Arah Tikaman
Simak berikut ini 7 fakta rekonstruksi kasus pembunuhan Bemo preman Manado oleh pelaku Opal.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Dewangga Ardhiananta
Sementara itu, penjagaan di Polresta Manado diperketat dengan adanya rekonstruksi kasus pembangunan Bemo preman Manado ini.
Sebelumnya diketahui Bemo tewas ditikam pada Minggu 17 Desember 2023.
Ia ditikam oleh pelaku yang diketahui bernama Noval Nur (40).
Korban dan pelaku diketahui tinggal di kelurahan yang sama.
6. Dijaga Ketat Polisi
Kasus pembunuhan Indra Matheos (37) alias Bemo salah satu preman di Manado, kini masuk dalam tahap rekonstruksi.
Rekonstruksi digelar di Kantor Polresta Manado, Sulawesi Utara, Jumat 26 Januari 2024.
Dalam rekonstruksi tersebut, sekitar 40an warga ikut hadir.
Sedangkan puluhan warga lainnya tak diizinkan masuk ke dalam Polresta Manado untuk melihat rekonstruksi.
7. Kata Kuasa Hukum Opal
Pasca rekonstruksi tersebut, kuasa hukum tersangka Noval Nur yakni Vebry Tri Hariyadi mempertanyakan penanganan kasus yang dilakukan oleh Polresta Manado.
Menurutnya, dalam rekonstruksi tersebut sangat jelas bahwa kliennya juga mendapat penganiayaan dari kakak korban yang diketahui bernama Iyan Matheos.
"Kita semua lihat dalam rekonstruksi tadi bahwa Iyan yang adalah kakak dari korban juga melakukan penganiayaan kepada klien saya," kata dia.
"Penganiayaan itu bahkan dilakukan dengan senja tajam.
Tapi anehnya, pada saat kakak dari korban diperiksa oleh penyidik, dia tak ditahan," ujarnya.
Padahal Vebry mengatakan dalam pemeriksaan tersebut Iyan Matheos sudah mengakui menganiaya Opal yang adalah tersangka pembunuhan Bemo.
"Yang bersangkutan mengakui itu.
Tapi malah dibiarkan pulang oleh penyidik.
Dekat mereka kewalahan cari keberadaan Iyan," kata dia.
Dalam kasus pembunuhan ini, Vebry mengatakan kliennya hanya membela diri.
Pasalnya, kliennya didatangi oleh lima orang yang membawa sajam.
"Klien saya tidak bawa sajam.
Dia didatangi oleh lima orang dengan sajam termasuk korban.
Jelas klien saya hanya membela diri," tegas dia.
Ia pun mempertanyakan penanganan kasus pembunuhan Bemo yang terkesan lambat oleh Polresta Manado.
"Salah satunya adalah mereka tak menahan kakak Bemo, padahal sempat diperiksa oleh penyidik," tegas dia.
(TribunManado.co.id/Nie)
Baca Berita Tribun Manado di Google News
Bemo
preman
Manado
fakta
rekonstruksi
pembunuhan
Opal
Noval Nur
Indra Matheos
korban
pelaku
Sulawesi Utara
Sulut
Isi Dakwaan Sidang Kasus Pembunuhan Bemo di Manado Sulut: Korban Sempat Ancam Aniaya Ibu Terdakwa |
![]() |
---|
BREAKING NEWS : Sidang Dakwaan Kasus Pembunuhan Bemo, Terdakwa Sempat Menangis |
![]() |
---|
Akhirnya Terungkap Kondisi Opal Pelaku Pembunuhan Bemo Preman Manado, Selalu Pegang Tasbih Berzikir |
![]() |
---|
Akhirnya Terungkap Permintaan Opal ke Orang Tua Istri dan Anak, Tersangka Berharap Ini dari Keluarga |
![]() |
---|
Baru Terungkap Apa Penyebab Opal Sampai Bunuh Bemo Preman Manado, Kini Mengaku Tak Mau Masuk Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.