Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bemo Preman Manado

7 Fakta Rekonstruksi Pembunuhan Bemo Preman Manado, Opal Rebut Pisau Korban, Lupa Arah Tikaman

Simak berikut ini 7 fakta rekonstruksi kasus pembunuhan Bemo preman Manado oleh pelaku Opal.

nielton durado/tribun manado
Simak berikut ini 7 fakta rekonstruksi kasus pembunuhan Bemo preman Manado oleh pelaku Opal. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Simak berikut ini 7 fakta rekonstruksi kasus pembunuhan Bemo preman Manado.

Kasus pembunuhan Bemo sempat menjadi perbincangan warga Manado, Sulawesi Utara (Sulut) beberapa waktu lalu.

Diketahui sebelumnya, Bemo tewas ditikam oleh pelaku Opal pada bulan lalu, Minggu (17/12/2023).

Baca juga: Baru Terungkap Apa yang Dilakukan Opal Setelah Rebut Pisau dari Bemo, Tapi Pelaku Lupa Soal Ini

Baru-baru ini, rekonstruksi kasus pembunuhan Bemo pun digelar pihak kepolisian.

Dalam rekonstruksi itu mengungkap sejumlah hal mulai dari Opal yang rebut pisau Bemo hingga ada 23 reka adegan.

Berikut 7 fakta rekonstruksi pembunuhan Bemo:

1. Opal Rebut Pisau Bemo

Sebanyak 23 adegan diperagakan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan Indra Matheos alias Bemo (37) warga Singkil yang terkenal sebagai preman di Manado, Sulawesi Utara.

Rekonstruksi dilaksanakan pada Jumat 26 Januari 2024 di Polresta Manado.

Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku Noval Nur (40) alias Opal merebut pisau dari Bemo pada adegan ke 15.

Setelah merebut pisau dari korban, tersangka kemudian menikam Bemo berulang kali.

2. Lupa Arah Tikaman

Namun saat ditanyakan masih ingat arah tikaman tersebut, Opal mengaku sudah tak lagi ingat.

"Sudah lupa pak," kata dia.

Setelah menikam korban, Bemo yang juga dalam keadaan terluka kemudian dibawa oleh seorang kerabat ke rumah sakit.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved