Mata Lokal Memilih
Saiful Mujani: Mahfud MD Lebih Disukai Generasi Milenial dan Z, Bersaing dengan Gibran
Ketika dipasangkan, elektabilitas Prabowo-Gibran tidak lebih baik dari elektabilitas Prabowo secara individual. Hal yang sama terjadi pada Ganjar.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Isvara Savitri
Namun masalahnya, tingkat kedikenalan Mahfud belum tinggi.
Karena itu jika kedikenalannya naik, potensial untuk juga menaikkan suara.
“Mahfud perlu menaikkan awareness-nya,” jelas Saiful.
Sementara Muhaimin, selain awareness kecil, likeability-nya juga relatif lebih rendah dibanding calon wakil presiden yang lain.
Menurut Saiful ini yang menjelaskan mengapa pasangan Anies-Muhaimin memiliki suara signifikan lebih rendah dibanding pasangan Ganjar-Mahfud dan Prabowo Gibran.
“Karena basis yang menopang untuk kompetitif dengan lawan-lawannya, syarat likeability juga harus kompetitif. Bahkan Anies sebagai calon presiden juga memiliki likeability yang lebih rendah dibanding Ganjar dan Prabowo. Nah, ini masalah yang dihadapi oleh Anies dan Cak Imin sejauh ini. Yang membuat mereka kurang kompetitif adalah karena likeability-nya kurang bagus,” kata Saiful.
Menurut Saiful, meningkatkan kedisukaan tidak bisa lagi sekadar sosialisasi seperti pemasangan atribut luar ruang (spanduk, baliho, atau billboard).
Ini terkait dengan kreativitas meningkatkan kualitas personal agar publik bisa menyukainya.
Menurutnya, ini bisa dilakukan oleh tim kreatif seperti di media dan media sosial.
Secara umum, menurut Saiful, yang membuat calon wakil presiden belum menyumbang kenaikan elektabilitas pasangan adalah karena awareness publik masih rendah pada mereka.
Baca juga: 8 Narapidana Lapas Manado Sulawesi Utara Bebas Bersyarat, 2 Orang Terlibat Kasus Pembunuhan
Baca juga: Doa Pengakuan Dosa Terhadap Orangtua
Walaupun ada calon seperti Mahfud MD yang memiliki tingkat kedisukaan lebih tinggi dari calon presiden, namun tingkat kedikenalannya masih rendah.
Sementara Gibran sudah relatif dikenal, namun tingkat kedisukaannya tidak tinggi.
Pada Muhaimin lebih kompleks karena selain tidak banyak dikenal, dia juga memiliki tingkat kedisukaan yang relatif masih kecil.(*)
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
MK Registrasi 11 Perkara Sengketa Pilkada dari Sulut, Baso Affandi: Hormati Proses Hukum |
![]() |
---|
Ajukan PHPU Pilkada Sulut ke MK, E2L-HJP Pilih Denny Indrayana Jadi Kuasa Hukum |
![]() |
---|
Menakar Ambang Batas Pertarungan Pilkada Sulut di Mahkamah Konstitusi, Catatan Pengamat Hukum |
![]() |
---|
KPU Tomohon Gelar Bimtek dan Simulasi Aplikasi Sirekap untuk PPK dan PPS Pilkada 2024 |
![]() |
---|
Bawaslu Mitra Sulawesi Utara Minta Media Awasi Tahapan Pilkada, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.