Catatan Jurnalis
Torang Deng Ka Mikha
Hampir tiap selebrasi muncul bendera Israel. Imbauan panitia untuk tidak membawa bendera non GMIM selalu dilanggar.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Rumah tangganya tengah dalam prahara dan terancam bubar.
MEP berhadapan dengan pilihan sulit.
Bertahan dengan suami hobi selingkuh berarti menderita.
Tapi berpisah adalah kehilangan.
Di tengah segala persoalan keluarganya, MEP tak kendur dalam melayani.
Palagan pelayanan seolah bisa menjauhkannya dari duka.
Tapi saat lagu rohani penolong yang setia dibawakan Melitha Sidanutar, MEP tak kuasa menahan air mata.
Kemanusiannya muncul. Ia hanya seorang wanita
Saya percaya, doa dari ribuan remaja yang hadir akan memampukan MEP untuk mengambil keputusan terbaik sesuai dengan ajaran Injil.
Bagi saya inilah substansi dari ibadah Paskah.
Bukan pada kehebohan, slogan slogan vulgar atau perilaku show of force. Tapi pada cinta kasih.
Bagaimana kita peduli dengan sesama, menghibur yang menderita, mendoakan yang tengah berasa di persimpangan. (Arthur Rompis)
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.