Breaking News:

Berita Bitung

Fakta Menarik Dari Sidang Praperadilan Dugaan Korupsi di Bitung, Irawan Sodorkan Alat Rekaman

Ada sejumlah fakta menarik dalam materi gugatan, dari pemohon gugatan praperadilan terhadap kepala Kejaksaan Negeri Bitung

Tribun manado / Christian Wayongkere
pengacara tersangka tindak pidana korupsi di Dina Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Michael Jacobus SH MH, Irwan SH MH, Muhammad Iqbal SH memberikan keterangan perss usai sidang praperadilan, Rabu (24/3/2021). 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada sejumlah fakta menarik dalam materi gugatan, dari pemohon gugatan praperadilan terhadap kepala Kejaksaan Negeri Bitung terkait dengan penahanan yang dilakukan Kejari Bitung.

Terhadap tersangka tindak pidana Korupsi, pria AGT kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Bitung.

Secara bergantian fakta-fakta disampaikan oleh empat orang pengacara tersangka dalam sidang perdana, secara bergantian di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Bitung, Rabu (24/3/2021).

Baca juga: Masih Ingat Bayi Vania? Dibuang di Toilet Masjid, Kini Tumbuh Cantik dan Cerdas Berkat Venna Melinda

Baca juga: Ini Potret Kemesraan Pasutri Hizkia Sinadia-Alfina Regina Citra Semasa Hidup, Korban Kecelakaan Maut

Baca juga: Ini Potret Kemesraan Pasutri Hizkia Sinadia-Alfina Regina Citra Semasa Hidup, Korban Kecelakaan Maut

Irawan SH MH satu diantara pengacara menjelakan, terkait dengan jawaban termohon atas gugatan pemohon,

Irawan melihat ada 42 halaman dalam gugatan sudah mendalilkan apa yang dilakukan kejaksaan negeri Bitung

sudah mengangkangi undang-undang nomor 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintah.

Irawan melihat inti dari jawaban termohon atas gugatan pemohon intinya mereka tidak mesti patuh,

karena dalam perkara tindak pidana korupsi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Bitung.

sidang perdana dengan agenda Praperadilan oleh termohon tersangka kasus tindak pidana korupsi di Dinas PMPTSP dengan termohon Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, di ruang Cakra PN Bitung Rabu (24/3/2021).
sidang perdana dengan agenda Praperadilan oleh termohon tersangka kasus tindak pidana korupsi di Dinas PMPTSP dengan termohon Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, di ruang Cakra PN Bitung Rabu (24/3/2021). (Tribun manado / Christian Wayongkere)

Selain itu jawaban jaksa, ada 20 item kegiatan pengadaan barang dan jasa di Dinas itu yang belum dilakukan pemeriksaan oleh inspektorat.

"Pertanyaan, kalau memang belum ada hasil pemeriksaan sesuai jawban termohon artinya mereka sudah overlaping atau mendahului inpektorat. Harusnya kalau belum ada hasil pemeriksaan inspektorat,

Halaman
1234
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved