Bank Indonesia
Pemda di Sulut Siap Terapkan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah
Pemerintah daerah di Sulut mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) dan pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pemerintah daerah di Sulut mendukung program Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) dan pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Pejabat Sementara Gubernur Sulut Agus Fatoni melalui Kepala Biro Ekonomi, Hanny Wayong mengatakan, Pemprov Sulut berterima kasih ke Bank Indonesia (BI) yang mendorong Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) sektor pemerintah.
Wayong mengatakan, pembentukan TP2DD tidak hanya sebagai formalitas tapi justru memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam rangka mewujudkan transparasi dan akuntabilitas pemerintahan.
"Kita harus memahami, TP2DD ini bertujuan mendorong percepatan ETP yang muaranya pada efisiensi, efektivitas pengelolaan keuangan daerah sekaligus meningkatkan PAD," kata Wayong dalam Webinar Akselerasi Pembentukan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Selasa (24/11/2020).
Baca juga: Pastikan Logistik Pilkada Aman, Kapolres Minahasa Kembali Kunjungi Gudang KPU
Baca juga: Upaya Dinas Pendidikan Cegah Covid-19, Beri Edukasi Siswa dan Tes Swab Para Guru Pengajar
Baca juga: Bekuk Dua Pelaku Pengedar Obat Keras, Polisi Temukan 1.066 Butir Trihexyphenidyl
Dijabarkan, TP2DD memiliki sejumlah fungsi terkait percepatan ETP. Di antaranya, melakukan pengumpulan data, essesmet ETP, menyelesaikan hambatan terkait informasi, data, teknologi dan menyusun rencana strategi rekomendasi ETP.
Senada, Sekda Kota Bitung Audy Pangemanan bilang, Pemkot Bitung sejak lama berkomitmen mewujudkan ETP.
"Memang harus diakui, penerapannya belum maksimal. Infrastruktur sudah tersedia tapi kanal pembayarannya belum sempurna," katanya.
Baca juga: Kasus Covid-19 di Minsel 245 Kasus, Satgas Pertegas Kedisiplinan Masyarakat Ikuti Imbauan Pemerintah
Ia memastikan, Pemkot Bitung akan menyiapkan anggaran yang cukup untuk mendukung program ETP dan TP2DD.
Senada, Asisten III Sekda Minahasa, Vicky Tanor mengatakan, program TP2DD akan mendorong peningkatan PAD kabupaten kota.
Tanor bilang, khusus di Minahasa telah menerapkan sistem transaksi non tunai untuk belanja pemerintah dan beberapa penerimaan daerah.
Ke depan, Pemkab Minahasa berencana menerapkan ETP untuk Dana Desa.
"Kami programkan di tahun 2021, akan kami lengkapi transaksi nontunai khusus Dana Desa. Bekerja sama dengan Bank SulutGo," ujar Tanor.(ndo)
Baca juga: BI Pacu Elektronifikasi Pembayaran Pemda di Sulut, Dorong Pembentukan TP2DD
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: