Penanganan Covid
Upaya Dinas Pendidikan Cegah Covid-19, Beri Edukasi Siswa dan Tes Swab Para Guru Pengajar
Dinas Pendidikan melalui guru kelas, guru pelajaran hingga kepala sekolah terus proaktif melakukan sosialisasi ataupun edukasi kepada anak didik
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih mengkhawatirkan sejumlah kalangan termasuk anak-anak sekolah yang sampai saat ini masih melaksanakan belajar dari rumah atau BDR.
Terkait hal itu, Dinas Pendidikan melalui guru kelas, guru pelajaran hingga kepala sekolah terus proaktif melakukan sosialisasi ataupun edukasi kepada anak didik yang saat ini masih belajar dari rumah.
Bahkan menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Yusri Damopolii, anak-anak pada dasarnya sangat rentan terpapar Covid-19, terlebih saat ini sekolah belum dibuka yang harus memaksa apara siswa belajar dari rumah.
Tidak menutup kemungkinan tak sedikit anak-anak di luar pengawasan dari orang tua. Menurutnya berbeda halnya apabila berada di lingkungan sekolah yang dapat diwasi oleh para guru.
Baca juga: Bekuk Dua Pelaku Pengedar Obat Keras, Polisi Temukan 1.066 Butir Trihexyphenidyl
Baca juga: Kasus Covid-19 di Minsel 245 Kasus, Satgas Pertegas Kedisiplinan Masyarakat Ikuti Imbauan Pemerintah
Baca juga: Kotamobagu Jadi Zona Kuning Penyebaran Covid-19, Masyarakat Harus Tetap Disiplin 3M
Namun, pihaknya terus melakukan edukasi untuk menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak hingga rajin mandi dan berjemur.
"Saya sudah perintahkan kepada seluruh kepala sekolah hingga para guru agar setiap kesempatan untuk memberikan edukasi kepada para siswa untuk tetap menggunakan masker saat ke luar rumah, jaga jarak, jangan berkerumunan, jaga kebersihan dan rajin cuci tangan," ucapnya.
Selain itu, upaya Pemkab Botim dalam penanganan Covid-19 dijenjang pendidikan pun nampak saat para guru hingga kepala sekolah dan seluruh tenaga pendidik dilakukan tes swab.
Baca juga: BI Pacu Elektronifikasi Pembayaran Pemda di Sulut, Dorong Pembentukan TP2DD
Tes swab tersebut dilaksanakan sejak masuk awal November hingga saat ini.
Di mana, hal utu dilakukan agar dapat mendeteksi dan mencegah penyebaran Covid-19.
Terkait hal tersebut Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi melalui Kepala Bidang P2P, dr. Hamdan Korompot mengatakan, seluruh kepala sekolah dan tenaga guru pengajar wajib melaksanakan tes swab.
"Itu sudah menjadi perintah Pjs Bupati Boltim Christiano Talumepa kepada Dinkes untuk melakulan tes swab kepada seluruh tenaga pengajar tak terkecuali kepala sekolah dan guru kelas," ujarnya.
Baca juga: Bocah Tewas Tenggelam di Kolam Setelah Ditinggal Kakak Main Tiktok, Mulut Berbuih saat Ditemukan
Lanjutnya, tes swab tersebut bertujuan untuk melihat siapa saja yang terpapar, apabila ada yang terpapar akan dilanjutkan tracking.
"Itu semua untuk pencegahan Covid-19 di wilayah Boltim. Terlebih tenaga pengajar saat ini ada yang melakukan pembelajaran di rumah bersama siswa, agar siswa pun aman dan orangtua tidak takut," ucapnya.
Ia pun mengimbau agar masyarakat terus menerapkan protap Covid-19.
"Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ucapnya. (ana)
Baca juga: Viral Oknum Ketua KPPS Diduga Berfoto Bersama Cawawali Nomor Urut 1, KPU Lakukan Pemanggilan
SUSBCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: