Sulawesi Utara
BPJamsostek Sosialisasikan Lapak Asik dan Layanan Baru di Era New Normal Melalui Webinar Nasional
Manajemen BPJamsostek merasa perlu untuk menyampaikan perkembangan sekaligus edukasi terkait Lapak Asik kepada masyarakat.
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Alexander Pattyranie
peserta dalam waktu yang bersamaan.
Sejak diberlakukannya protokol Lapak Asik dan layanan One to Many, BPJamsostek mengkonfirmasi terjadinya
peningkatan jumlah peserta yang mendapat pelayanan.
Jika sebelumnya pada masa-masa normal jumlah peserta yang dilayani sebanyak 8 ribu orang, di era New Normal
pekerja yang dilayani rata-rata mencapai 15 ribu orang.
Bahkan pada tanggal 2 Juli, sempat mencapai lebih dari 16.800 orang per hari di seluruh Indonesia.
Hal ini tidak lain karena adanya peningkatan kapasitas baik dari infrastruktur TI maupun personil yang bertugas di bagian Customer Service.
Senada dengan peningkatan layanan, terhitung hingga Juni 2020, jumlah pengajuan klaim JHT (Jaminan Hari Tua)
mencapai 1,15 juta kasus atau meningkat 10 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp 14,35 triliun atau
meningkat 16 persen (yoy).
Jika dilihat dari pengajuan klaim sepanjang bulan Juni 2020, terjadi lonjakan sebesar 131 persen atau sebanyak 287,5 ribu
dengan nominal Rp 3,51 triliun, dimana jumlah tersebut meningkat 129 persen lebih besar dibanding pengajuan
klaim JHT sepanjang bulan Juni tahun 2019 yaitu sebanyak 124,5 ribu pengajuan klaim JHT.
Melkiades, Wakil Ketua Komisi IX bersama dengan seluruh penanggap yang lain memberikan apresiasi atas langkah
BPJamsostek dalam memberikan pelayanan selama masa pandemi melalui mekanisme Lapak Asik.
Secara spesifik Melki menekankan agar BPJamsostek memperkuat mekanisme pelayanan baru ini dalam sebuah regulasi,
sehingga menghasilkan keseragaman di seluruh kanal layanan BPJamsostek.
Senada dengan Melki, Laode Ida juga mengapresiasi dan telah membuktikan secara langsung kesuksesan pelayanan Lapak
Asik di salah satu cabang BPJamsostek.
Dirinya beranggapan mekanisme ini patut ditiru oleh institusi lain karena mampu menyederhanakan birokrasi
dan kinerja dapat terukur dengan baik.
Namun untuk terus menjaga kualitas layanan, BPJamsostek harus memperhatikan indikator kepuasan pelanggan
baik melalui survey maupun melalui percakapan di media sosial.
Sementara itu, Haiyani Rumondang menanggapi pelayanan BPJamsostek yang sudah baik ini dengan apresiasi yang tinggi.
Namun BPJamsostek harus tetap memperhatikan tantangan-tantangan yang muncul nantinya dan tidak mengesampingkan
kemudahan layanan pada program lainnya serta memberikan solusi atas keluhan peserta.
Kegiatan webinar ini diikuti oleh 5044 orang melalui aplikasi zoom dan disaksikan sebanyak 2.135 viewers pada kanal Youtube
resmi BPJamsostek dan digelar selama 3 jam. Bagi para peserta yang berhasil registrasi dan mengikuti webinar
nantinya juga akan diberikan e-Sertifikat dari BPJamsostek.
(Tribunmanado.co.id/Fernando Lumowa)
BERITA TERPOPULER :
• Emak-emak Ngamuk di Depan Penghulu Batalkan Pernikahan Anaknya, Alasannya Ngakak Jadi Viral
• Cerita Anak John Kei saat Bawa Pacar ke Rumah, Melaney Ricardo Penasaran: Pada Ciut Gak
• 305 Anak Jalanan Jadi Korban Bule Perancis, 3 Bulan Francois Lancarkan Aksinya, Tak Segan Menyiksa
TONTON JUGA :