Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Bitung

Jam Operasional di Puskesmas Ini Dibatasi, Pria Ini Sempat Kecewa, Ini Tanggapan Kadis Dinkes

Seorang pria bernama Hendrik warga Kota Bitung,Provinsi Sulut, nampak kecewa ketika keluar dari Puskesmas Paceda

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Kolase / Tribun manado / Christian Wayongkere
Suasana Puskesmas Paceda di Kelurahan Paceda Kecamatan Madidir Kota Bitung, sempat melayani (foto anak dan bapak) dan tidak melayani warga (pria yang sedang cuci tangan) di tengah terkonfirmasinya kasus positif covid 19 bekerja di Puskesmas itu sebagai tenaga medis, Senin (27/4/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Seorang pria bernama Hendrik warga Kota Bitung,Provinsi Sulut, nampak kecewa ketika keluar dari Puskesmas Paceda yang terletak di jalan 46 atau jalan SH Sarundajang, Kelurahan Paceda, Kecamatan Madidir, Senin (27/4/2020).

Pria yang datang menggunakan kendaraan roda dua memakai kemeja dan celana jins, hendak mengurus surat keterangan perjalanan di puskesmas namun hal tersebut tak tercapai.

"Katanya sudah tutup pelayanannya, jadi surat perjalanan untuk dipakai pergi ke Kota Tomohon besok untuk mengambil sembako milik jemaat tidak jadi, keterangan dari petugas puskesmas sudah tutup pelayanan karena sedang isolasi," kata Hendrik dengan raut kecewa saat di wawancarai Tribunmanado.co.id, Senin (27/4/2020).

Surat yang Hendrik maksudkan akan dipakai, karena informasi yang dia terima kalau tidak ada surat keterangan kesehatan tidak bisa ke Tomohon.

Hujan Deras Jadi Kendala Terbesar Pencarian Orang Hanyut di Bolmut

Hendrik datang ke Puskesmas Paceda sekitar pukul 11.35 wita tidak mendapat pelayanan, berbeda dengan warga lainnya masih sempat dilayani karena datang lebih awal.

Terinformasi memang, pelayanan Puskesmas Paceda mulai Senin dibatasi operasionalnnya, karena ada seorang petugas medis di situ terkonfirmasi positif Covid-19.

Gustav Nalang warga Kelurahan Wangurer Utara sempat mendapat pelayanan.

Membawa anak laki-lakinya untuk melakukan pemeriksaan atau kontrol luka yang ada di kaki kanan.

Dipimpin Benny Rhamdani, BP2MI Kawal Kepulangan Ratusan Ribu Pekerja Migran Indonesia

Bersama dengan sang anak tiba sekitar pukul 09.00 Wita.

Dia juga mendapat informasi terkait informasi pengoperasian puskesmas Paceda yang dibatasi, mulai Senin hingga hari Jumat.

Warga lainnya yang masih sempat mendapat pelayanan kesehatan hingga pukul 11.00 wita, adalah pasangan suami istri Esra dan Mariam warga Madidir Bitung.

"Tadi ada minta keterangan periksa mata dan mau rencana buat kacamata jadi butuh surat keterangan. Katanya sudah terakhir pelayanan sebelum pukul 11.00 wita siang," kata Esra.

Pantau Check Point, Kapolda: Petugas di Pos Pengamanan dan Pelayanan Harus Sehat

Terpisah dr Jeannet Watuna Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung menjelaskan terkait operasional puskesmas Paceda yang akan ditutup selama 5 hari sejak hari ini, karena ada yang terkonfirmasi positif covid-19.

Untuk pelayanan poli tutup dulu sementara. "Hari ini tidak langsung dari pagi tidak pelayanan, karena menunggu petunjuk lebih lanjut yang turun setelah pagi hari," kata Watuna usai mengikuti rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bitung, Senin (27/4).

Watuna menambahkan, warga jangan khawatir karena di Puskesmas Paceda sementara ditutup pelayanannya. Warga bisa melakukan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat ke puskesmas terdekat.

Disnakertrans Masih Menanti Realisasi Program Kartu Pra-Kerja

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved