Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Renungan Minggu

RENUNGAN - Lingkungan Hidup Layak Huni

Ada ritual dan simbol kecil, sederhana, tapi penuh makna, untuk membuka dan bahkan menjalani masa Adven.

Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
Istimewa
Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu 

Para ilmuwan dan bijak dari Timur memuncaki petualangan mereka di kandang itu, di mana mereka menemukan jawaban untuk petualangan keingintahuan mereka.

Di situ mereka diterima, dan di situ pula mereka menyerahkan masa depan mereka kepada Emmanuel.

Sungguh kandang itu menjadi rumah yang layak huni, karena orang-orang berbeda yang bertemu di dalamnya tidak memersoalkan perbedaan mereka, tetapi justru merenungkan masa depan mereka, menegaskan tujuan hidup mereka, menemukan cita-cita mereka sebagai manusia, yaitu keselamatan.

Di dalam ruang ada ruang yang berbeda; di dalam rumah ada orang yang berbeda; di dalam rumah ada aspirasi berbeda; di dalam rumah ideologi yang berbeda; tetapi mereka semua bersatu di bawah tuntunan visi yang sama yaitu: "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya" (Luk 2:14).

Gereja Keuskupan Manado hadir, hidup dan berkarya di tiga Propinsi (Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah) dengan keragaman agama (Katolik, Protestan, Islam, Hindu, dan Buddha) dan budaya (Minahasa, Mongondow, Sangihe-Talaud, Gorontalo, Banggai, Balantak, Kulawi, Lore, Pamona, Mori, Toraja, Bali, Flores, Jawa, Cina, dll).

Kemajemukan adalah fakta tak terhindarkan sebagai konteks di mana Gereja hadir, hidup dan berkarya.

Fakta ini harus dimengerti sebagai undangan atau panggilan bagi Gereja untuk memberikan tanggapan.

Tanggapan dimulai dengan berusaha untuk memahami perbedaan-perbedaan yang mewarnai keragaman itu; selanjutnya menegaskan bahwa ada kebaikan dan kebenaran yang terkandung di dalam masing-masing agama dan budaya itu; kemudian menghargai kebenaran dan kebaikan itu; akhirnya kita saling menerima, menghormati, dan merangkul sebagai anggota persaudaraan insani.

Demikian kita sudah berkontribusi membangun lingkungan yang layak huni untuk semua anggota persaudaraan insani.

Yang memersatukan kita adalah nilai-nilai kemanusiaan : torang samua ciptaan Tuhan dan torang samua basudara.

Selamat memasuki Masa Adven.

(Tribunmanado.co.id/David Manewus)

BERITA TERPOPULER :

 Kejelasan Susi Pudjiastuti untuk Pimpin BUMN, Menteri Erick Thohir: Figur Terbaik untuk Bank Mandiri

 Erick Thohir Lakukan 6 Gebrakan, Rini Soemarno Ngapain Aja Kemarin? Yunarto Wijaya Mempertanyakan,

 Sempat Viral di Facebook, Tendang Pintu Gereja Sambil Mengancam Warga Pakai Pisau di Jalan

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved