Tajuk Tamu Tribun Manado

Rajin Jalan Kaki untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Pekerja kantoran yang hanya duduk seharian ternyata memiliki ukuran lingkar pinggang yang lebih lebar. Berjalan kaki dapat menurunkan lingkar pinggang

Rajin Jalan Kaki untuk Menjaga Kesehatan Jantung
KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO
Warga Hongkong berjalan kaki di pedestrian jalan daerah Causeway Bay, Hongkong, Minggu (19/6/2016) sore. Causeway Bay berada di daratan seberang area Kowloon, Tsim Tsa Tsui sekitar 20 menit dijangkau menggunakan Mass Transit Rail (MTR). 

Oleh:
Prof Dr dr Starry H Rampengan SpJP (K) MARS

MENJAGA kesehatan jantung tidak hanya melalui menjaga pola makan yang sehat, tidur yang cukup, tidak merokok, atau tidak mengonsumsi alkohol, tetapi juga gaya hidup aktif hal yang mudah dilakukan, tetapi sering dilupakan masyarakat, yaitu dengan berjalan kaki.

Pada pasien dengan penyakit jantung, terjadi penurunan curah jantung yang menyebabkan terbatasnya kapasitas kerja fisik serta penurunan kualitas hidup.

Gejala penurunan curah jantung, antara lain sesak napas, edema tungkai, nyeri dada, sinkop dan kelelahan serta dapat disertai tanda klinis, seperti peningkatan tekanan vena jugularis, ronkhi dan edema perifer.

Dengan berjalan secara rutin setiap hari akan meningkatkan aliran koroner secara simultan sehingga dapat memberikan berbagai macam perubahan secara mekanis di antaranya peningkatan tekanan darah koroner, aliran dan kontraktilitas ventrikel serta pengurangan beban kerja jantung.

Berjalan rutin dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan meningkatkan tekanan darah diastolik sehingga mengurangi resistensi vaskular sistemik, menurunkan afterload dan meningkatkan curah jantung yang dapat memperbaiki fungsi ventrikel kiri dan menurunkan denyut jantung.

Pada saat berjalan terjadi peningkatan perfusi miokard akibat penurunan tekanan saat diastolik sehingga terjadi penurunan kebutuhan oksigen miokard dan perbaikan pengisian arteri koroner.

Baca: Sudah Rutin Jalan Kaki Tapi Berat Badan tak Turun? Ternyata Ini Penyebabnya

Baca: 10 Manfaat Jalan Kaki 30 Menit Sehari, Ternyata Bisa Panjang Umur!

Baca: Tubuh yang Bugar dan Perasaan yang senang Bisa Didapat Dengan Jalan Kaki, Simak Penjelasannya

Berjalan kaki merupakan olahraga yang mudah dilakukan untuk menjaga jantung tetap sehat. Jalan sehat yang disarankan world health organization (WHO) dilakukan secara rutin minimal 5 kali dalam seminggu selama 40 menit agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Waktu terbaik untuk jalan sehat adalah pagi atau sore hari secara rutin. Selain itu, gunakanlah waktu senggang untuk berjalan misalnya ketika harus bepergian dengan jarak dekat atau hanya membeli makanan atau kebutuhan yang kadang dapat ditempuh dengan berjalan kaki, tetapi dengan perkembangan zaman kita memilih sesuatu yang instan seperti harus menggunakan kendaraan bermotor atau lewat layanan online.

Hindari duduk yang terlalu lama dan rutinlah berjalan kaki. Bagi para pekerja kantoran yang cenderung hanya duduk seharian ternyata memiliki ukuran lingkar pinggang yang lebih lebar, sehigga berjalan kaki dapat menurunkan lingkar pinggang.

Kegiatan yang sangat mudah dilakukan ini akan mencegah penyakit jantung serta dapat memperbaiki kapasitas fungsional pasien dengan penyakit jantung.

Selain itu, berjalan kaki secara rutin membuat sel-sel jahat pemicu serangan jantung dapat dilawan dengan lebih baik.

Berjalan akan membakar kadar lemak di dalam tubuh serta peredaran darah di dalam tubuh akan menjadi semakin lancar dan bisa membuat jantung semakin sehat. (*)

BERITA POPULER:

Baca: VIDEO Nikita Mirzani Menangis Tersengguk Gegara Bahas Hal Ini: Caci Maki Niki Terserah, Tapi Tolong

Baca: Kisah Pengusaha Fotokopi & 8 Karyawan Sembunyi 3 Jam di Kamar Mandi, Saat Kerusuhan: Hancur Semua!

Baca: Reaksi Najwa Shihab saat Mendengar Pernyataan Gubernur Papua, Lukas Enembe Beri Statemen Ini

Editor: maximus conterius
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved