Catatan Seorang Jurnalis
Total Football dan Gotong Royong Ala Timnas Indonesia
Bukan Belanda. Tapi timnas Indonesia yang memakai gaya Total Football. Dan mereka berhasil. Timnas Oman dipermak 3-0.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Inilah yang dalam Calvinisme disebut calling (panggilan).
Memang Total Football adalah akibat dari pengaruh Calvinisme yang kuat di Belanda.
Memang Rinus Michel ataupun Johan Cruyff mungkin bukan Calvinis taat.
Tapi Total Football yang mereka ciptakan sangat dipengaruhi budaya Belanda yang dibentuk Calvinisme.
Dan pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memang joss. Tak hanya mengisi Timnas dengan "AI Total Football", ia juga menaruh faktor khas Indonesia: gotong royong.
Jadinya, Total Football Indonesia lebih realistis.
Tak harus meniru Total Football Belanda di era Cruyff atau Marco van Basten.
Cruyff pernah mengatakan, sepak bola adalah ruang dan waktu. Dan Herdman menambahkannya dengan kebersamaan.
Malam setelah pertandingan Timnas, saya pun berdoa,
"Tuhan, loloskan Indonesia ke Piala Dunia, dan tolong pertemukan Belanda dan Inggris di final Piala Dunia kali ini." (Arthur Rompis)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.
Baca berita lainnya di: Google News
WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/TIMNAS-INDONESIA-BukanBelanda-Tapi-timnas-IndonesiaLO0-864F.jpg)