Catatan Seorang Jurnalis
Total Football dan Gotong Royong Ala Timnas Indonesia
Bukan Belanda. Tapi timnas Indonesia yang memakai gaya Total Football. Dan mereka berhasil. Timnas Oman dipermak 3-0.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Ringkasan Berita:
Bukan Belanda. Tapi timnas Indonesia yang memakai gaya Total Football. Dan mereka berhasil.
Timnas Oman dipermak 3-0 dalam pertandingan Friendly Match FIFA di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Oman jadi serasa bak Kamboja.
Padahal tim ini adalah runner-up Piala Teluk dan kerap mengalahkan Arab Saudi serta Qatar, dua negara Teluk langganan Piala Dunia.
Sedang Belanda di bawah Ronald Koeman lebih menerapkan sepak bola pragmatis-realistis saat bertanding melawan Aljazair dalam uji coba jelang Piala Dunia 2026. Hasilnya, tim Oranje harus takluk 1-0 dari sang tamu.
Kekalahan ini membuat tim Belanda memasuki Piala Dunia 2026 dengan sedikit keraguan.
"Eerlijk gezegd betwijfel ik het (Sejujurnya saya sedikit ragu)," kata Anet, seorang turis Belanda yang saya wawancarai di tempat penyewaan sepeda motor di Tikala, Manado, Sabtu (6/6/2026).
Timnas Belanda memang main bapuk di Stadion De Kuip, Feyenoord.
Para pemain seakan tersandera di posisi masing-masing.
Tak ada pressing tinggi. Serangan pun berjalan sporadis.
Ruang antar-lini tak cukup rapat hingga masih ada koridor yang mampu dimanfaatkan Riyad Mahrez dan kawan-kawan untuk menerobos ke kotak penalti dan mencetak gol.
Sedang Timnas Indonesia di atas kertas memakai pola 3-4-3.
Tapi di lapangan bisa sangat cair. Bisa jadi 4-4-2, 4-5-1, 5-4-1, dan lainnya.
Posisi pemain pun berubah-ubah. Rizky Ridho misalnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/TIMNAS-INDONESIA-BukanBelanda-Tapi-timnas-IndonesiaLO0-864F.jpg)