Breaking News
Senin, 8 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Catatan Seorang Jurnalis

Total Football dan Gotong Royong Ala Timnas Indonesia

Bukan Belanda. Tapi timnas Indonesia yang memakai gaya Total Football. Dan mereka berhasil. Timnas Oman dipermak 3-0.

Tayang:
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
Tribunnews.com
TIMNAS INDONESIA - Bukan Belanda. Tapi timnas Indonesia yang memakai gaya Total Football. Dan mereka berhasil. Timnas Oman dipermak 3-0 dalam pertandingan Friendly Match FIFA di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026).  

Berposisi centre back kanan, tapi ia sering naik ke sayap kanan, bahkan hingga kotak penalti. 

Sementara bek kanan Kevin Diks sering tiba-tiba muncul sebagai penyerang bayangan. 

Adapun Joey Pelupessy berkali-kali mundur selangkah jadi stopper.

Yang paling fenomenal adalah Ole Romeny. 

Ia terlihat seperti Johan Cruyff, sang legenda Total Football

Pemain klub Oxford ini berada di mana-mana; striker, sayap, second line, gelandang box-to-box, hingga regista.

Untuk pertama kalinya Timnas Indonesia sukses memperagakan pressing tinggi. 

Pemain Timnas juga mengisi ruang dan waktu dengan tepat hingga selalu terlihat lebih banyak di sisi lapangan manapun.

Melihat ini, entah bagaimana, saya teringat predestinasi. 

Predestinasi adalah ajaran dari Calvinisme yang menyatakan bahwa Tuhan sedari awal telah memilih orang yang akan diselamatkan.

Dalam permainan Timnas Indonesia, saya melihat ada struktur taktis yang mendahului putusan pemain. 

Dalam Calvinisme, ini artinya ada tatanan ilahi yang mendahului pilihan manusia.

Calvinisme menyatakan bahwa individu bebas bergerak dalam batas rencana Allah. 

Bukankah ini mirip permainan Timnas yang bebas bergerak tapi dalam batas sistem?.

Kemudian para pemain punya fungsi dalam sistem. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved