Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Opini

Puasa, Media Sosial dan Politik Global yang Membara

Jika seseorang dicaci atau diajak berkelahi saat berpuasa, ia diminta menjawab, “Sesungguhnya aku sedang berpuasa.”

Tayang:
Tribun Manado/Handhika Dawangi
IAIN - Sulaiman Mappiasse, Lc., M. Ed., PhD di Kampus IAIN Manado, Jumat (13/2/2026). Penulis adalah dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Manado. 

Kita mesti merenung sebelum membalas, merefleksi sebelum menyerang, dan berempati sebelum memutuskan.

“Aku sedang berpuasa” bukan sekadar kalimat ritual, tetapi deklarasi bahwa aku memilih untuk tidak dikuasai oleh kemarahan.

Jika etika ini dihidupkan oleh individu di media sosial dan oleh pemimpin di panggung dunia, maka puasa benar-benar menjadi junnah, perisai bukan hanya bagi diri, tetapi bagi kemanusiaan.

Dunia mungkin tetap penuh perbedaan, tetapi ia tidak harus terbakar oleh kebencian. Yakinlah hanya kemanusiaan dan kedamaian atas dasar kebenaran yang abadi. (*)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved