Pilkada Talaud
Perjalanan Panjang Pilkada Talaud: 6 Bulan Mencari Pemimpin, Dari Kotak Suara ke Mahkamah Konstitusi
Setelah berbulan-bulan masyarakat menanti dengan harap-harap cemas, babak akhir Pilkada Talaud akhirnya tiba hari ini Rabu 14 Mei 2025 pukul 15:00 WIB
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Gryfid Talumedun
TRIBUNMANADO.CO.ID – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2024 menjadi salah satu kontestasi politik paling dinamis di wilayah perbatasan utara Indonesia.
Setelah berbulan-bulan masyarakat menanti dengan harap-harap cemas, babak akhir Pilkada Talaud akhirnya tiba.
Di tengah desir ombak perbatasan utara Indonesia, suara rakyat yang sempat dipertanyakan kini menunggu jawaban dari Mahkamah Konstitusi hari ini Rabu 14 Mei 2025 pukul 15:00 WIB.
Baca juga: Hari Ini, Mahkamah Konstitusi Umumkan Putusan Perselisihan Hasil Pilkada Talaud
Perjalanan panjang penuh dinamika, drama politik, hingga gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) mewarnai proses demokrasi di daerah paling utara Indonesia ini.
Warga Talaud pun menunjukkan antusiasme tinggi dalam menentukan pilihan mereka untuk memimpin lima tahun ke depan.
Salah satu tokoh muda Talaud William Edson Apena, S.H.
"Enam bulan. Itulah waktu yang dibutuhkan rakyat Talaud untuk mengetahui siapa pemimpin mereka yang sah. Bukan karena lambannya proses demokrasi, tapi karena jalan yang ditempuh ternyata berliku melewati bilik suara, protes, laporan-laporan, hingga Mahkamah Konstitusi, dan kami menantikannya hari ini", Ucapnya.
Perselisihan suara yang tipis berubah menjadi pertarungan di meja hijau.
Masyarakat menahan napas, menanti siapa yang akhirnya dinyatakan pemenang bukan oleh rakyat, tapi oleh hakim konstitusi.
"Ini bukan hanya soal siapa menang atau kalah. Ini soal bagaimana demokrasi diuji, dan bagaimana hukum menjadi penentu akhir. Talaud telah membayar mahal untuk pelajaran ini: bahwa memilih pemimpin bisa jadi memakan waktu, tenaga, dan emosi. Tapi justru di sinilah ujian kedewasaan demokrasi kita", Tambah sosok yang juga seorang Advokat muda ini.
Kini Talaud akhirnya akan punya pemimpin.
Tapi ingatan tentang perjalanan panjang ini akan tetap tinggal.
"Sebagai pengingat bahwa suara rakyat memang sakral, tapi tak selalu langsung menentukan. Dan pada akhirnya Perlu saya tegaskan, bahwa di atas semuanya: "Kepentingan rakyat adalah hukum tertinggi" (Salus populi suprema lex)", Tutup mantan Ketua Kerukunan Generasi Muda Payung Utara Talaud (KGMPUT) ini.
Kilas Balik Pilkada Talaud
Perjalanan panjang penuh dinamika, drama politik, hingga gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) mewarnai proses demokrasi di daerah paling utara Indonesia ini.
Pemungutan suara yang digelar serentak pada 27 November 2024 berlangsung relatif lancar.
Pilkada Talaud
Perjalanan Panjang Pilkada Talaud
Mahkamah Konstitusi
William Edson Apena
William Apena
Putusan MK
Kabupaten Talaud
Bupati
Talaud Sejuk Jelang Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih, Irwan Hasan Tulis Pesan Seorang Negarawan |
![]() |
---|
Gerak Cepat, DPRD Talaud Siapkan Paripurna Pengumuman Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025–2030 |
![]() |
---|
Akademisi Sebut Kepemimpinan Welly Titah dan Anisya Bambungan Harus Dirangkai dengan Rekonsiliasi |
![]() |
---|
Pilkada Usai, KPU Segera Kukuhkan Welly Titah-Anisya Bambungan Bupati dan Wabup Talaud Terpilih |
![]() |
---|
Anisya Gretsya Bambungan: Ini Kemenangan Rakyat dan Demokrasi, Saatnya Bersatu Membangun Daerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.