Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Catatan Wartawan

Buta Sejak Lahir

Kisah Aldrin seolah jadi tamparan bagi orang lain untuk selalu bersyukur di setiap keadaan.

|
Penulis: Ventrico Nonutu | Editor: Ventrico Nonutu
Tribun Manado/Ventrico Nonutu
KISAH PASANGAN TUNANETRA: Ibadah pagi GMIM Rut Suwaan, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (9/2/2025). Kisah pasangan tunanetra yang selalu bersyukur. 

Setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangan.

Kelebihan patutlah untuk disyukuri dan dipergunakan dengan baik.

Sedangkan kekurangan, tentu harus bisa kita sikapi dengan bijak.

Hari ini Minggu (9/9/2025), saya berkesempatan beribadah di Gereja GMIM Rut Suwaan.

Ibadah berlangsung khusyuk.

Di tengah-tengah jemaat, hadir pula pasangan tunanetra. Si pria bernama Aldrin.

Mereka membawa seorang anak ikut beribadah.

Tak hanya itu, mereka pun diberikan kesempatan untuk menyampaikan kesaksian.

Pasangan tersebut maju ke samping mimbar.

Mereka berjalan perlahan dan dibantu Pelayan Khusus (Pelsus) menaiki dua anak tangga.

Mereka kompak tampil dengan pakaian berwarna biru tua.

Saat memperkenalkan diri, Aldrin memeluk anaknya yang berusia kira-kira 1 tahun, sedangkan sang istri membantu memegang mic.

Saat itu, suasana dalam gereja tenang. Jemaat tampak menyimak.

"Saya sudah tunanetra sejak lahir," kata Aldrin.

Sang istri juga sama, namun masih bisa melihat sedikit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved