Natal 2024
Catatan Seorang Jurnalis: Berkaca pada Riyanto
Di tengah-tengah lantunan pujian Natal, seorang jemaat tak sengaja melihat bungkusan kado di bawah kursi.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Riyanto. Setiap malam Natal aku terkenang pada sosok ini dan daraskan doa agar Indonesia terus mengingatnya sampai kapanpun.
Malam Natal 24 Desember 2000 di Mojokerto, Jawa Timur.
Gereja Eben Haezer penuh sesak dengan manusia.
Di tengah-tengah lantunan pujian Natal, seorang jemaat tak sengaja melihat bungkusan kado di bawah kursi.
Benda yang tak semestinya ada ini memicu heboh.
Riyanto, seorang anggota Banser yang berjaga depan gereja, masuk dan langsung mengecek kado tersebut.
Melihat ada kabel di sela-sela kado, tanpa dikomando Riyanto meraih kado berisi bom itu dan membawanya keluar.
Kado itu ia bekap di dada.
Yang ia tuju adalah tempat sampah.
Namun malang tak bisa ditolak, bom keburu meledak.
Ledakan itu dashyat.
Konon serpihan tubuh Riyanto ditemukan ratusan meter dari lokasi.
Aksi heroik Riyanto ini menyelamatkan nyawa ratusan jiwa dalam gereja.
Tanpa pengorbanan Riyanto, sejarah Indonesia akan berbeda.
Mungkin hanya berisi darah dan air mata dan karena itu gelap.

Kolintang Iringi Prabowo Subianto di Natal 2024, Artinya tentang Cinta |
![]() |
---|
Beda dari Biasanya, Harga Cabai Rawit di Pasar Poyowa Kecil Kotamobagu Tetap Stabil Usai Natal 2024 |
![]() |
---|
Jelang Natal, Pengunjung Megamall Manado Melesat Capai 40 Ribuan Orang |
![]() |
---|
Tradisi Natal, Wagub Sulut Steven Kandouw Ziarah ke Makam Sang Ayah di Tondano |
![]() |
---|
Tradisi Pasiar Natal di Manado Sulawesi Utara, Bukan Sekedar Makan Minum |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.