Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Natal 2024

Catatan Seorang Jurnalis: Berkaca pada Riyanto

Di tengah-tengah lantunan pujian Natal, seorang jemaat tak sengaja melihat bungkusan kado di bawah kursi.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Isvara Savitri
Tribunnews.com
Almarhum Riyanto Banser NU 

Tuhan menyatakan peristiwa kelahiran anak-Nya, bukan kepada ahli Taurat dan orang Yahudi yang setiap hari meneliti Taurat, tapi pada orang Majus dari negeri asing.

Mereka melihat bintang dan menemukan bayi Yesus.

Demikianlah, saya berandai-andai, Tuhan dengan hikmatnya yang suci telah menunjukkan makna Natal, bukan pada saya atau pada ahli teologi, para pendeta atau guru agama, tapi kepada kepada orang non-Kristen.

Riyanto telah melihatnya dan ia mati demi menyelamatkan banyak orang Kristen.

Sedang saya hanya hanya melihat kado dan pesta.

Maka saya yang melihat Natal sebagai ajang hedon, pesta pora, seks bebas, pamer kemunafikan di gereja, musti berkaca pada Riyanto.

Karena Natal tanpa pengorbanan adalah Natal tanpa Kristus.(*)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved