Jumat, 1 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Penjelasan Ahli Pangan Terkait Daging Panggang Bisa Sebabkan Risiko Kanker

Namun rupanya para ahli sudah kerap memperingatkan risiko metode ini. Memanggang bahkan bisa jadi metode memasak yang lebih berisiko.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Pexels.com/Luis Quintero
Ilustrasi memanggang daging. 

“Saat dikonsumsi, zat kimia ini dapat dimetabolisme oleh tubuh menjadi senyawa yang dapat merusak DNA dan berpotensi menyebabkan kanker,” jelas Detwiler, dilansir Minggu (4/8/2024).

Kadar HCA dan PAH tertinggi ditemukan dalam daging panggang, tetapi makanan lain.

Termasuk sayuran panggang, roti, dan bahkan marshmallow panggan, juga dapat membentuk PAH saat hangus dan terkena asap.

"Namun, risikonya secara umum lebih rendah dibandingkan dengan daging, tetapi tetap ada,” katanya.

Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan siapa yang mungkin berisiko lebih tinggi terhadap dampak kesehatan akibat paparan HCA dan PAH.

Baca juga: Bursa Transfer: Juventus Siap Jual 8 Pemain Sekaligus, Eks AC Milan dan Arsenal Masuk Daftar

Baca juga: Update Klasemen Medali Olimpiade 2024: AS Kudeta China, Filipina Teratas ASEAN, Indonesia Urutan 61

Namun, Detwiler mengatakan hal-hal berikut ini adalah pertimbangannya:

Genetika

Beberapa orang mungkin memiliki variasi genetik yang memengaruhi cara tubuh mereka memproses dan mendetoksifikasi HCA dan PAH sehingga membuat mereka lebih rentan terhadap efek berbahaya.

Kondisi kesehatan yang ada

Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu , seperti penderita kanker atau diabetes , mungkin lebih rentan terhadap potensi risiko kesehatan yang terkait dengan bahan kimia ini.

dfdjvngfkljkj
Ilustrasi memanggang daging.

Faktor usia dan gaya hidup

Orang lanjut usia dan mereka yang memiliki kebiasaan makan atau gaya hidup yang buruk juga mungkin berisiko lebih tinggi.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Benarkah Memanggang Daging Bisa Meningkatkan Risiko Kanker? Ini Ulasan Ahli Pangan.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved