Hikmah Ramadhan
Mudik : Dari Perjalanan Ritual ke Spiritual
Mudik tak selalu memiliki makna atau dimaknai secara ruhani. Kadang kala ia hanya menjadi sebuah ajang unjuk keberhasilan yang telah dicapai.
Tayang:
Editor:
Handhika Dawangi
Riwayat berikut patut direnungkan sebagai bekal menuju mudik yang sejati: “suatu ketika, Rosulullah melewati pekuburan.
Beliau menyapa penghuni kubur, ‘hai ahli kubur, tahukah kalian apa yang terjadi sepeninggal kalian? Istri-istri kalian sudah dinikahi orang lain, rumah-rumah kalian sudah dibagi-bagikan.
Apakah kalian mau menceritakan apa yang kalian alami?’ Rosulullah bersabda ‘sekiranya mereka bisa menjawab, mereka akan berkata bahwa sebaik-baik bekal adalah takwa’.”
Sudahkah kita bertakwa? Wallahu a’lam.. (*)
KOMENTAR
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Rusdiyanto-Dosen-Prodi-Sejarah-Peradaban-Islam-IAIN-Manado.jpg)