Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Hasil Sementara Quick Count Pilpres 2024: Data Masuk 72.30 Persen, Prabowo Unggul 59.08 Persen

Quick Count atau hitung cepat ini diambil dari Litbang Kompas. Update terkini Pukul 16:47 WIB, Data Masuk sudah 72.30 persen.

Penulis: Gryfid Talumedun | Editor: Gryfid Talumedun
Tribunnews/JEPRIMA
Prabowo Subianto menanggapi Pemilihan Umum yang digelar hari ini, Rabu (14/2/2024). Hasil Sementara Quick Count Pilpres 2024: Data Masuk 72.30 Persen, Prabowo Unggul 59.08 Persen 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sedang berlangsung live Quick Count atau hitung cepat Pemilu 2024.

Quick Count atau hitung cepat ini diambil dari Litbang Kompas.

Update terkini Pukul 16:47 WIB, Data Masuk sudah 72.30 persen.

Baca juga: Ganjar-Mahfud Raih Suara Terendah di TPS Tempat Megawati dan Olly Dondokambey Mencoblos

Hasil hitung cepat atau Quick Count versi Litbang Kompas menempatkan pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming mengguli dua pasangan lainnya.

Berdasarkan hitung cepat Litbang Kompas, pada pukul 15:19 WIB, pasangan Prabowo-Gibran meraih 59.08 persen.

Sementara pasangan nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengantongi 24.72 persen, dan pasangan Ganjar-Mahfud 16.20 persen.

Total tabulasi Litbang Kompas itu baru mencapai 72.30 Persen. 

Hasil quick count Pilpres 2024 hanya dapat dirilis oleh 83 lembaga tersertifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hitung cepat atau quick count adalah metode verifikasi hasil pemilihan umum yang dilakukan dengan menghitung persentase hasil pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) yang dijadikan sampel. 

Sejumlah lembaga survei kredibel yang resmi terdaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar hitung cepat atau quick count pasca-pemungutan suara secara serentak, Rabu (14/2/2024).

Hasil penghitungan suara dapat dipantau secara berkala melalui link quick count Pemilu 2024 mulai pukul 15.00 WIB.

Diketahui, quick count adalah proses penghitungan suara yang dilakukan lembaga di luar Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggunakan sampel hasil pemungutan suara dari sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang sudah ditentukan.

Setidaknya ada enam lembaga survei kredibel yang akan melakukan quick count, yaitu Litbang Kompas, Charta Politika Indonesia, Indikator Politik Indonesia, Lembaga Survei Indonesia (LSI), Poltracking Indonesia, dan Populi Center.

Untuk diketahui, metodologi yang digunakan tiap lembaga survei tersebut berbeda-beda.

Litbang Kompas misalnya, menggunakan metodologi stratified random sampling dari 2.000 TPS di 38 provinsi dengan margin error di bawah 1 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved