Breaking News
Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

OPINI

Spirit HAB, IAIN Manado dan Indonesia Emas 2045

Kemenag dapat menggunakan Hari Amal Bakti sebagai kesempatan untuk memperkenalkan program-program inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

|
Facebook Ahmad Rajafi Sahran
Rektor IAIN Manado Prof Dr Ahmad Rajafi MHI 

Perumusan visi tersebut dilatari oleh konteks sosial dan dinamika budaya masyarakat di Sulawesi Utara yang dikenal multi-etnis, agama dan ras.

Berdasar data yang dipublikasi situs resmi sulut.bpk.go.id dipaparkan bahwa total populasi di Provinsi Sulut sebesar 2.575.933 jiwa dengan persentase suku Minahasa 30 persen, Sangir 19.8 persen, Mongondow 11.3 persen, Gorontalo 7.4?n Tionghoa 7.4 persen .

Sedangkan agama yang dianut untuk Kristen Protestan 63.60 persen , Islam 30.90 % , Katolik 4.40 % , Kong Hu Cu 0.02 % , Budha 0.14 % , dan Hindu 0.58 % .

Atas dasar inilah maka kami memiliki komitmen untuk menghadirkan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang berorientasi pada integritas, inovasi akademik dan memiliki jejaring global didasari nilai kearifan lokal.

Tidak berlebihan jika kami mengatakan bahwa IAIN Manado sebagai 'lokomotif' moderasi beragama dalam bingkai multikulturalisme untuk peningkatan pemahaman antar umat beragama dan dialog antar keyakinan.

IAIN Manado juga sekaligus akomodatif terhadap budaya lokal dan peningkatan rasa hormat terhadap perbedaan-perbedaan tersebut merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang moderat, inklusif dan toleran di Sulawesi Utara.

Transformasi menuju Universitas Islam Manado

Pada aspek pengembangan institusi, saat ini IAIN Manado sedang mempersiapkan diri menuju transformasi alih status menjadi Universitas Islam Manado. Alih status tersebut juga dapat dilihat sebagai strategi untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.

Misalnya, perguruan tinggi yang semula berfokus pada penyelenggaraan tingkat sarjana dan magister dapat memutuskan untuk menjadi universitas yang menawarkan program Doktoral untuk memenuhi kebutuhan pendidikan yang lebih luas di Sulawesi Utara.

Selain itu pengembangan riset dan Inovasi dapat menjadi strategi untuk memperkuat fokus pada penelitian dan inovasi.

IAIN Manado beralih ke status universitas untuk meningkatkan reputasi dalam penelitian dan berkontribusi pada kemajuan ilmiah dan teknologi.

Memperkuat kerjasama baik dalam dan luar negeri pada aspek tridarma perguruan tinggi; membangun kerjasama dengan kolompok-kelompok sosial khususnya sektor usaha dan industri.

IAIN Manado sebagai Lembaga Publik tentunya memiki prisinp transparansi dalam menyampaikan pencapaian, kendala yang dihadapi, serta rencana-rencana masa depan akan memperkuat akuntabilitas lembaga ini di mata masyarakat.

Kritik dan masukan yang konstruktif dari berbagai pihak juga dapat dijadikan sebagai dasar untuk perbaikan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi.

Dengan demikian, HAM Kemenag ke-78 bukan hanya sebagai momen perayaan rutin, tetapi juga sebagai panggung untuk menunjukkan tekad dan komitmen dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga yang memiliki peran penting dalam membina dan menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat yang heterogen.

Momentum ini seharusnya menjadi awal yang baik untuk menjalin kolaborasi yang lebih erat antara perguruan tinggi keagamaan, pemerintah, lembaga agama, dan masyarakat demi menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan damai menuju Indonesia Emas 2045. (*)

 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Musafir Jurnalis

 

Otak Dangkal di Lautan Digital

 

Paskah dan Jeruji Besi

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved