Sulawesi Utara
Steve Kepel Tegaskan ASN di Sulawesi Utara Harus Netral Dalam Pemilu 2024
Sulawesi Utara berada di peringkat kedua di Indonesia sebagai provinsi paling rawan isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Pemilu 2024.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sulawesi Utara berada di peringkat kedua di Indonesia sebagai provinsi paling rawan isu netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk Pemilu 2024.
Peringkat pertama diduduki Provinsi Maluku Utara (Malut).
Data ini dipaparkan Anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, dalam Peluncuran Pemetaan Kerawanan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024 : Isu Strategis Netralitas ASN di Jakarta, Kamis (21/9/2023).
Dijelaskan di forum itu, keterlibatan ASN pada proses pemenangan calon tertentu akan menjadi salah satu penyakit akut pada Pemilu nanti.
Menanggapi itu, pihak Pemprov Sulut melalui Sekprov Sulut Steve Kepel mengatakan, ASN di Sulut netral.
Pihaknya sangat menekankan netralitas ASN dalam setiap kontestasi politik.
"Ini sesuai aturan yang berlaku bahwa ASN musti netral," katanya Jumat (22/9/2023).
Menurut Kepel, ASN yang menunjukan ketidak netralan hanya oknum. Itu tidak mencerminkan keseluruhan ASN.
"Itu hanya oknum, ASN secara keseluruhan tetap memegang netralitas," katanya. (Art)
Baca juga: Sosok yang Bakal Jadi Kans Penjabat Bupati Minahasa, Gantikan Roy Roring dan Robby Dondokambey
Baca juga: Daftar Pemeran Drama Korea The World of The Married, Kehidupan Seorang Dokter yang Nampak Sempurna
Baca berita lainnya di: Google News.
Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Operasional KM Barcelona Dibatasi, Warga Talaud Mengeluh, Aktivitas dan Roda Ekonomi Makin Lambat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.