Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Korupsi PT Air Manado

Terdakwa Kasus Korupsi PT Air Manado Bantah Keterangan 2 Saksi, Sebut Keuangan PDAM Manado Tak Sehat

JPU menghadirkan dua saksi dalam sidang kasus korupsi PT Air Manado dengan terdakwa Joko Suroso. Terdakwa membantah keterangan saksi.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Isvara Savitri
Tribunmanado.co.id/Nielton Durado
Saksi yang dihadirkan jaksa dalam sidang korupsi PT Air Manado di Pengadilan Negeri (PN) Manado, Sulawesi Utara, Kamis (27/7/2023). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dua mantan pimpinan PDAM Manado tahun 2005 kembali dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang korupsi PT Air Manado.

Keduanya adalah Mantan Badan pengawas PDAM Manado, Edmond Mundiahi dan Mantan Dirut PDAM Manado, Ferry Siwi.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Agus Dharmanto ini, Edmond maupun Ferry Siwi bercerita tentang kondisi PDAM Manado sebelum terjalin kerja sama dengan pihak WMD Belanda. 

Menurut Edmond, sebelum kerja sama dengan WMD Belanda, kondisi keuangan PDAM Manado masih sangat baik. 

"Memang ada hutang, tapi secara keseluruhan kondisi keuangan PDAM Manado sangat baik. Bahkan gaji karyawan lancar," ujarnya. 

Namun, keterangan ini kemudian dibantah oleh kuasa hukum Joko Suroso, yakni Agnes Pangau dan terdakwa Joko Suroso. 

Menurut Agnes dan Joko Suroso, dari hasil audit BPK tahun 2003-2004 menunjukkan kondisi PDAM Manado sangat tidak sehat.

Hal tersebut karena total hutangnya yang mencapai Rp 80 miliaran.

Bahkan, uang kas PDAM Manado di akhir tahun hanya Rp 29 jutaan. 

Selain itu, Joko Suroso juga membeberkan pada akhir periode tahun 2005 sampai dengan 2006, PDAM Manado sudah meminjam uang kepada pihak WMD Belanda. 

"Peminjaman ini untuk menutupi biaya gaji, THR, dan listrik," ujar Joko. 

"Berdasarkan hasil audit yang ada pada kami peminjaman ini angkanya Rp 13 miliar. Bagaimana mungkin saudara mengatakan keuangan PDAM Manado baik, tapi sudah meminjam di akhir tahun," cetus Joko. 

Menanggapi hal tersebut, Ferry Siwi dan Edmond mengatakan bahwa keduanya tidak tahu. 

"Kami tak tahu soal ini," ujarnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS Kekurangan Stok, Bahan Pokok di Pasar Karombasan Manado Alami Kenaikan Harga

Baca juga: Renungan Harian Kristen Hari Ini, Matius 5:13 - Bagaimana Menjadi Garam Dunia

Joko pun bertanya apakah uang yang dipinjam kepada WMD Belanda ini hanya iseng-iseng saja, dan bukan keperluan PDAM Manado? 

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved