Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Mario Dandy Satriyo

Sosok Amanda, Eks Pacar Mario Dandy yang Bersaksi di Sidang, Pura-pura Pingsan hingga Ditegur Hakim

Amanda ikut terseret dan menjadi saksi dalam sidang kasus penganiayaan yang dilakukan mantan pacarnya, Mario Dandy.

Editor: Tirza Ponto
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO/Dzaky Nurcahyo
Sosok Amanda ikut terseret dan menjadi saksi dalam sidang kasus penganiayaan yang dilakukan mantan pacarnya, Mario Dandy pada Selasa (4/7/2023). 

Hingga akhirnya mic tersebut diletakkan di atas pahanya.

Kemudian Amanda tiba-tiba drop saat jaksa penuntut umum atau JPU sedang memperlihatkan bukti chat antara Mario dan Amanda di persidangan.

Hal tersebut terjadi ketika sidang berlangsung usai 15 menit.

Amanda nampak sulit mengatur ritme nafas dan tubuhnya terkulai di atas kursi roda yan dia duduki.

Anastasia Pretya Amanda saat duduk di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2023)
Anastasia Pretya Amanda saat duduk di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2023) (KOMPAS.com/Dzaky Nurcahyo)

Mantan pacar dari anak Rafael Alun ini duduk di tengah ruang sidang juga terlihat nyaris pingsan.

Ini terjadi saat penasihat hukum Mario, penasihat hukum Shane, dan Majelis Hakim sibuk melihat bukti tersebut.

Sidang juga sempat diskors selama beberapa menit dengan alasan kesehatan.

Tindakan ini diambil oleh Ketua Majelis Hakim Alimin Ribut Sujono.

"Dengan alasan kesehatan, sidang kami skors," ujar Hakim Alimin.

Sekitar tiga orang tim medis langsung melakukan sejumlah pemeriksaan.

Tim medis lalu mengecek tensi darah sampai memeriksa saturasi oksigen menggunakan alat medis yang dibawa.

Salah satu tim medis lalu memastikan kondisi Amanda masih dalam keadaan layak untuk bersaksi setelah pengecekan selesai.

"Berdasarkan pemeriksaan fisik yang telah kami lakukan, dari pemeriksaan tanda-tanda vital didapatkan tekanan darahnya 110/70 dengan heart rate 150 kali per menit. Saturasinya 98 persen," papar salah satu tim medis.

"Jadi untuk tanda-tanda sesak dari saturasi oksigen itu masih bagus," limbuhnya.

Hakim Alimin kemudian meminta penegasan kepada petugas medis.

Halaman
1234
Sumber: TribunnewsWiki
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved