OPINI
Haji dan Pengkhidmatan
Ditulis Dosen IAIN Manado sekaligus pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Utara Dr Muhammad Tahir Alibe.
Ali Zainal Abidin berkata: karena saya tidak dikenal oleh kalian makanya saya ikut kepada kalian untuk melayani kalian semua.
Sebab jika mereka mengenalku, tentu aku dihormati karena saya keturunan Nabi saw.
Mereka tidak mengizinkan aku melayani dan mengurus keperluan-keperluan mereka.
Itulah alasannya saya ikut rombongan yang tidak mengenalku, agar aku bisa melayani dan mengurus barang-barang bawaan mereka.
Kisah ini adalah kisah yang penuh hikmah, Ali Zainal Abidin adalah anak Imam Husain dan Imam Husain adalah anak Ali bin Abi Thalib.
Nasabnya bersambung dengan nasab nabi saw. Dalam Syi'ah ia dianggap sebagai Imam setelah Imam Husain.
Dari kisah tersebut kita dapat mengambil sebuah hikmah pelajaran yang sangat berharga, antara lain:
Pertama, haji pada hakikatnya perjalanan meniadakan ego diri menuju ego ilahiah.
Haji adalah latihan kematian, seluruh yang dimiliki, jabatan, harta, keluarga semuanya ditinggalkan demi menuju Baitullah (rumah Allah). seluruh gerak gerik ditujukan, dimaksudkan untuk Allah swt semata.
Oleh karena itu, jika sewaktu-waktu dipanggil Allah swt jiwa kita sudah siap menerima panggilan-Nya.
Kedua, tidak ada identitas diri yang harus melekat dalam perjalanan haji, karena itu para jamaah haji diharuskan memakai pakaian ihram yang berwarna putih.
Putih adalah simbol kesucian niat dalam beribadah. Jabatan, harta semuanya ditanggalkan demi meleburkan diri dalam kafilah ilahiah.
Presiden, menteri, gubernur, walikota, dan sebagainya semuanya sama dihadapan Tuhan. Ibadah haji yang diterima adalah ibadah yang semata-mata karena Allah swt.
Ketiga, Ali Zainal Abidin mengajarkan kepada kita tentang cara menghilangkan sifat ego serta sifat sombong.
Para ulama mengajarkan, di antara cara menghilangkan sifat sombong adalah melakukan pekerjaan-pekerjaan "rendah", seperti merapikan sandal, memakai pakaian sederhana, menggunakan mobil motor sederhana, menyapu, mencuci pakaian atau piring, mengantar anak ke sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/muhammad-tahir-alibe_terbaru.jpg)