Trilogi Pembangunan Jemaat
MTPJ 30 April – 6 Mei 2023 – Umat Tuhan Milik Kristus
Kita akan menemukan karakter orang yang berbeda-beda dalam persekutuan jemaat dan masyarakat. Perbedaan karakter dapat memperkaya dan memperindah
Penulis: Aswin_Lumintang | Editor: Aswin_Lumintang
1 Korintus 3:10-23
ALASAN PEMILIHAN TEMA
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kita akan menemukan karakter orang yang berbeda-beda dalam persekutuan jemaat dan masyarakat. Perbedaan karakter dapat memperkaya dan memperindah persekutuan tetapi juga dapat berdampak negatif pada kehidupan berjemaat dan bermasyarakat.
Karakter pemimpin banyak mempengaruhi kelompok yang dipimpinnya.
Di kolom misalnya, kadang ada anggota kolom yang lebih mengidolakan Penatuanya, sedangkan yang lain Diakennya. Bahkan dalam persekutuan yang lebih luas apabila di jemaat itu lebih dan satu pendeta, ada yang mengidolakan salah satunya.

Tidak jarang pendeta yang sudah pindah di tempat pelayanan yang baru terus dibandingkan dengan Pendeta yang baru menggantikannya.
Perbandingan yang dimunculkan menyangkut khotbahnya, cara berpakaian bahkan keadaan keluarga pelayan. Dalam konteks Indonesia juga ada yang mengidolakan tokoh-tokoh politik tertentu.
Namun terlalu “mengagungkan” tokoh tertentu akan menjadi benih yang mudah menimbulkan konflik dan perpecahan dalam hidup berjemaat dan bermasyarakat.
Di jemaat Korintus juga terjadi perpecahan yang diakibatkan oleh jemaat mengidolakan pemimpin tertentu, yang mengancam keutuhan persekutuan.
Bagi Paulus yang paling utama dalam kehidupan berjemaat adalah Yesus Kristus sebagai dasar. Oleh karena itu perenungan minggu ini mengangkat tema: “Umat Tuhan, Milik Kristus.”
PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Paulus pemah tinggal di Korintus selama satu tahun enam bulan sebagaimana kesaksian Kisah Para Rasul 18:11. Surat ini ditulis untuk menjawab permasalahan yang timbul dalam kehidupan jemaat yang diketahuinya melalui keluarga Kloe (I Kor 1:11).
Permasalahannya antara lain ada perpecahan (1: 10), Perselisihan dan iri hati (1:11, 3:3). Permasalahan ini terjadi karena anggota jemaat mengidolakan tokoh tertentu dalam jemaat.
Tokoh itu tidak lain adalah mereka yang sama-sama melayani dan memberitakan Injil di Korintus. Ada yang menyebut dan golongan Paulus, golonganApolos, golongan Kefas, atau juga yang menamakan din dan golongan Kristus (1: 12).
Dalam I Kor 5:10 —.11; 6: 8-10; 12: 2, Paulus menyebut kehadiran orang cabul, kikir, penipu, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk dan tidak adil. Tujuan Paulus hendak menyelesaikan kemelut, sekaligus memberikan pandangan teologi yang sangat kontekstual kepada jemaat di Korintus.
Paulus menulis surat I Korintus tahun 54 Masehi ketika ada di Efesus.
Baca juga: Renungan Harian Kristen, Galatia 5:14, Manusia Sejati
Paulus mengawali perikop 1 Korintus 3: 10-23, dengan pengakuan bahwa oleh karena kasih karunia Tuhan Allah yang dianugerahkan kepadanya, maka is dapat meletakkan dasar dalam pembangunan jemaat, yaitu Yesus Kristus.
MTPJ 18 s.d 24 Juni 2023 – Roma 10:16-21 Iman Timbul dari Pendengaran Firman |
![]() |
---|
MTPJ 11 – 17 Juni 2023 – Lukas 5:1-11 Semua Orang Kristen Terpanggil Memberitakan Injil |
![]() |
---|
MTPJ 14 – 20 Mei 2023 Keluaran 14:15-31 – Tuhan Memimpin Perjalanan Umat-Nya |
![]() |
---|
MTPJ 23 – 29 April 2023 – Yohanes 20:19-29 Berbahagialah Mereka yang Tidak Melihat Namun Percaya |
![]() |
---|
MTPJ 19 – 25 Maret 2023 – Minggu Sengsara IV Markus 14:43-52 – “Ciuman Penghianatan” |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.