Sulawesi Utara
Segini Produksi Sampah Pasca Banjir di Manado Sulawesi Utara, Melonjak Hingga Ratusan Ton
Volume sampah di Manado, Sulawesi Utara, melonjak pasca bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi tanggal 27 Januari 2023.
Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Sebanyak 420 unit rumah warga juga rusak berat akibat banjir, sedangkan 103 lainnya rusak sedang, dan 448 rusak ringan.
Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, masing-masing satu unit, antara lain pasar, kompleks pekuburan warga, gereja, masjid, kantor kelurahan, dan tempat pacuan kuda.
Suasana di Ketang Baru, Singkil, Manado, Sulawesi Utara.
Sementara itu, tanah longsor mengakibatkan rumah rusak berat 33 unit, rusak sedang 59 dan 47 unit rusak ringan.
Pada fasilitas umum, 1 unit masjid terdampak dan ruas Jalan Adipura - Pandu terputus.
Sekda Manado, Micler Lakat, meminta para camat untuk menyampaikan data korban dan kerusakan dengan akurat.
"Tolong para camat data yang disampaikan harus akurat dan sudah terverifikasi. Klasifikasikan korban-korbannya yang meninggal, luka ringan, dan luka berat. Lihat KK mereka untuk cek domisilinya karena ini akan dipertanggungjawabkan,” ucap Micler Lakat.
Sebut Micler Lakat, adanya pos komando bencana di Tuminting akan membuat pola penanganan bencana di Manado lebih terarah dan sinergis.(*)
29 Warga Korban Lakalantas dan Amputasi akan Terima Kaki Palsu Gratis dari Ditlantas Polda Sulut |
![]() |
---|
Kusriadin Terpilih Jadi Ketua Asperindo Sulawesi Utara, Bakal Atur Tarif yang Berpihak ke Konsumen |
![]() |
---|
Sosok dr Truly Kerap: Dokter, Jurnalis, hingga Kini Diangkat Jadi Ketua KPID Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Daftar Peristiwa di Sulut: Penemuan Perahu Nelayan, Perkembangan Kasus Korupsi Dana Hibah GMIM |
![]() |
---|
Operasional KM Barcelona Dibatasi, Warga Talaud Mengeluh, Aktivitas dan Roda Ekonomi Makin Lambat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.