Opini

Natal dan Moderasi Beragama

Penulis adalah Dosen IAIN Manado dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Sulawesi Utara

Tribun Manado
Muhammad Tahir Alibe, Dosen IAIN Manado dan Anggota Komisi Fatwa MUI Sulawesi Utara 

Kesadaran akan keragaman manusia sehingga terbangunlah sikap saling menghargai, hormat menghormati satu dengan lainnya.

Memaksakan satu bentuk bukan menjadi solusi tetapi akan menjadi problem sosial.

Pilihan keyakinan dan agama pun menunjukkan realitas yang beragam. Oleh karena itu, sikap saling menghargai pun menjadi pilihan yang tepat.

Baca juga: Steven Kandouw: Sepak Bola Sulut akan Maju di Tangan Joune Ganda

Baca juga: CATAT INI! Aturan Lengkap Perjalanan Libur Nataru untuk Transportasi Darat

Khairil Anwar menyebutkan beberapa prinsip apabila ingin mewujudkan moderasi beragama, yaitu:

Prinsip pertama yaitu al-Insaniyah. Al-Insaniyah adalah prinsip kemanusiaan. Maksudnya untuk mewujudkan moderasi beragama maka lihatlah pada sisi kemanusiaannya bukan pada keyakinannya.

Jika tidak bisa menerima perbedaan maka fokuslah pada persamaannya.

Agama, suku, warna kulit, postur tubuh dan lain sebagainya bisa jadi berbeda.

Oleh karena itu, agar tidak terlalu memperhatikan perbedaan maka fokuslah pada persamaannya.

Agama, suku, postur tubuh, warna kulit boleh berbeda, tetapi mereka semua adalah manusia sama dengan kita yaitu manusia.

Ada nilai universal yang disepakati bersama oleh semua orang, apapun agama, suku, serta warna kulitnya yaitu nilai-nilai kebaikan. Bahkan ateis pun mengakui nilai tersebut.

Prinsip kedua yaitu al-ukhuwah. Al-Ukhuwah adalah membangun rasa persaudaraan di antara keragaman yang ada. Bhineka tungga ika.

Sebuah negara, rumah tangga, komunitas atau apapun namanya bila rasa persaudaraan tidak dipelihara dengan baik, maka tidak akan bertahan lama.

Persaudaraan dibangun oleh karena adanya kesadaran bahwa kita semua adalah manusia.

Dalam masyarakat yang plural yang dikedepankan adalah persamaannya bukan perbedaannya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved