Breaking News:

Penanganan Covid

Begini Tanggapan Pengamat Kesehatan Atas Kebijakan PPKM Mikro di Kota Manado

Wali kota Manado GS Vicky Lumentut sudah mulai menerapkan kebijakan PPKM Mikro di Kota Manado,

Istimewa
Jonesius Manoppo 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Wali kota Manado GS Vicky Lumentut sudah mulai menerapkan kebijakan PPKM Mikro di Kota Manado

di mana dilakukan Pembatasan Sosial dengan skala per wilayah yang lebih kecil atau tingkat lingkungan. 

Hal ini dibuktikan dari acara peluncuran program Lingkungan Manado Tangguh (LMT),

yang dipusatkan di Lingkungan X Kelurahan Paniki Bawah Kecamatan Mapanget Manado, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Sebelum Meninggal Minum Racun, Yusuf Bumulo Sempat Dengar Sang Ibu Jatuh dari Tempat Tidur 

Baca juga: Fakta-fakta Tentang Pemangkasan Jumlah Hari Cuti Bersama 2021

Baca juga: Meskipun Sudah Dua Kali Divaksin, Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi Tetap Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol RZ Panca Putra bersama Wali kota Manado GS Vicky Lumentut, dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong melaunching program Lingkungan Manado Tangguh (LMT).
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol RZ Panca Putra bersama Wali kota Manado GS Vicky Lumentut, dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong melaunching program Lingkungan Manado Tangguh (LMT). (Tribun manado / Andreas Ruaw)

Kebijakan Pemkot Manado itu pun mendapat tanggapan dari pengamat kesehatan Epidemolog sekaligus Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Manado Jonesius Manoppo.

Ia mengatakan bahwa selama pengawasan dilakukan dengan baik, pasti efektif.

Tapi apabila tidak maka PPKM mikro tidak akan banyak membantu dalam menurunkan penularan apalagi mengubah warna zona.

Baca juga: Komisi III DPRD Bolmong Terima Keluhan Soal Hak Ketenagakerjaan Pekerja Outsourcing PT Conch 

Baca juga: Hadiri Launching Lingkungan Manado Tangguh, Kapolda Sulut: Ini Membangun Kesadaran Masyarakat

Untuk lebih memaksimalkan memang perlu sosialisasi kepada masyarakat, kalau tidak pasti menimbulkan konflik antara petugas pelaksana dengan masyarakat.

Selama tujuannya baik dan pelaksanaanya juga baik pasti akan didukung oleh semua pihak.

Pembatasan sosial bukanlah pengganti 3M,

Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol RZ Panca Putra bersama Wali kota Manado GS Vicky Lumentut, dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong melaunching program Lingkungan Manado Tangguh (LMT).
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol RZ Panca Putra bersama Wali kota Manado GS Vicky Lumentut, dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong melaunching program Lingkungan Manado Tangguh (LMT). (Tribun manado / Andreas Ruaw)

walaupun pergerakan diawasi tapi 3M tidak dijalankan maka penularan tetap saja terjadi.

Dan harapan pemerintah supaya penularan terhenti tidak akan tercapai.

Baca juga: Kabar Terkini Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi, Polwan Yang Ditangkap Bersama 11 Anak Buahnya

Baca juga: Tatap Pemilu Serentak 2024, Akademisi Fisip Unsrat Beri Catatan ke KPU

Baca juga: BMKG Beri Peringatan Dini Besok Selasa 23 Februari 2021: Sejumlah Wilayah Potensi Cuaca Ekstrem

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

 
 

Penulis: Andreas Ruauw
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved